Rabu, 22 April 2026

Berita Bangka Selatan

60 Nakes RSUD Junjung Besaoh Cek Kesehatan

Tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Junjung Besaoh, Kabupaten Bangka Selatan, menjalani pemeriksaan kesehatan.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
NAKES PERIKSA KESEHATAN - Sejumlah tenaga kesehatan menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala yang dilakukan oleh K3RS Junjung Besaoh, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (19/4/2025). 

TOBOALI, BABEL NEWS - Tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Junjung Besaoh, Kabupaten Bangka Selatan, menjalani pemeriksaan kesehatan. Skrining tersebut dijadwalkan secara bertahap dan wajib diikuti oleh semua tenaga kesehatan dan pekerja di rumah sakit. Dengan adanya pengecekan kesehatan tersebut ditargetkan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan bagi masyarakat dapat meningkat.

Direktur RSUD Junjung Besaoh, dr Helen Sukendy mengatakan, pihaknya telah melakukan skrining kesehatan bagi tenaga kesehatan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh Tim Komite Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit atau (K3RS). Program ini dikhususkan bagi pegawai RSUD yang memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung.

"Total ada 60 tenaga kesehatan RSUD Junjung Besaoh yang dilakukan pemeriksaan kesehatan," kata Helen Sukendy, Sabtu (19/4).

Helen Sukendy berujar, tenaga kesehatan atau nakes wajib menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka. Sekaligus mendeteksi penyakit sejak dini, dan mencegah risiko yang mungkin timbul akibat pekerjaan. 

Skrining dapat membantu mendeteksi penyakit atau kondisi kesehatan yang mungkin belum terasa gejalanya. Sehingga dapat segera dilakukan penanganan dan pengobatan. 

Pemeriksaan kesehatan ini juga bisa menjadi bagian dari program kesehatan kerja yang dijalankan oleh pemberi kerja. K3RS merupakan komite yang bertanggung jawab dalam menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan bagi sumber daya manusia rumah sakit.

"Termasuk pasien, pendamping pasien, pengunjung maupun lingkungan rumah sakit melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit," jelas Helen Sukendy.

Diakuinya, pemeriksaan kesehatan tenaga kesehatan bisa mencakup berbagai hal. Seperti pemeriksaan fisik, tes laboratorium dan pemeriksaan khusus sesuai dengan jenis pekerjaan. Pemeriksaan kesehatan tenaga kesehatan penting untuk memastikan mereka tetap sehat dan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. 

"Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang kompeten, seperti dokter atau petugas kesehatan lainnya yang memiliki pengalaman di bidang K3RS," ucapnya.

Meskipun begitu kata Helen Sukendy, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi. Agar nantinya bisa segera diupayakan penanganan jika terjadi penularan terhadap tenaga kesehatan. Khususnya untuk penyakit menular yang berdampak terhadap pekerjaan tenaga kesehatan.

"Untuk hasil tes sendiri belum ada. Karena kegiatannya belum selesai  dan pelaksanaan baru tahap pertama," pungkas Helen Sukendy. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved