Kamis, 23 April 2026

Kabar Belitung Timur

150 Peserta Praktik Teknik Sembelih Hewan Kurban

Wakil Bupati Belitung Timur membuka secara resmi kegiatan pelatihan pemeriksaan kesehatan hewan kurban dan penyelembihan hewan kurban.

Editor: Rusaidah
Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri
PELATIHAN - Potret Wabup Beltim Khairil Anwar, jajaran DPKP Provinsi Babel dan jajaran Distangen Beltim foto bersama dengan peserta pelatihan pemeriksaan kesehatan hewan kurban dan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat tahun 2025 di Auditorium Zahari Mz Belitung Timur, Kamis (24/4). 

MANGGAR, BABEL NEWS - Wakil Bupati Belitung Timur membuka secara resmi kegiatan pelatihan pemeriksaan kesehatan hewan qurban dan penyelembihan hewan kurban sesuai syariat tahun 2025 di Auditorium Zahari Mz Belitung Timur, Kamis (24/4).

Kegiatan pelatihan pemeriksaan kesehatan hewan kurban dan penyembelihan hewan sesuai syariat ini diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belitung Timur dan Syiar Sembelih Halal (Syibilal) Bangka Belitung.

"Kami selaku pimpinan daerah mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bebel yang sudah meginisiasi kegiatan pelatihan pemeriksaan kesehatan hewan dan penyembelihan sesuai syariat ini," ujar Wabup Belitung Timur Khairil Anwar kepada posbelitung.co, Kamis (24/4).

Khairil juga mengungkapkan, adanya kegiatan ini membuktikan kuatnya kolaborasi antar provinsi dan kabupaten di Belitung Timur. 

"Jadi makna dari kegiatan ini adalah sebagai bukti kolaborasi antar Provinsi Babel dan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur sangat baik, sehingga diharapkan mudah-mudahan kepada para peserta meski sudah punya pengalaman di bidang penyelembihan hewan lebih teredukasi dengan pemilihan hewan yang sehat, cara penyembelihan hewan yang benar sesuai syariat," ungkap Khairil. 

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belitung Timur Therissia Hati menyampaikan, bahwa Distangan Belitung Timur sempat akan membatalkan kegiatan ini karena adanya efisiensi anggaran. 

Ia mengaku merasa bahagia sekaligus menyambut baik adanya kolaborasi kegiatan ini dari DPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

"Sebelumnya memang dari kami Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belitung Timur ingin menyelenggarakan kegiatan pelatihan ini. Namun tiba-tiba adanya pengehematan anggaran sehingga terpaksa kami menunda. Dan tidak lama ternyata DPKP Provinsi Babel bersedia menyelenggarakan kegiatan ini langsung di Kabupaten Beltim. Sehingga kami sangat senang dan berterima kasih kepada DPKP Babel sudah bersedia menyelenggarakan di Kabupaten Beltim," ungkap Therissia. 

Kegiatan ini sebagai upaya untuk menjaga keamanan, kesehatan dan kelayakan hewan kurban yang akan disembelih dan dikonsumsi masyarakat pada perayaan Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah. 

Dengan menggandeng empat narasumber yang telah profesional dibidangnya, yakni Tim Kesehatan Hewan DPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fikri Amanda, Pembina Syibilal Babel Ustaz Firdaus, Ketua Syibilal Babel Anggi Galingga Soufyan serta Tim Syibilal Tatang Sontani. 

Terdapat 150 peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan pemeriksaan kesehatan hewan qurban dan penyembelihan sesuai syariat islam ini, yang meliputi pengurus masjid dan panitia teknis kurban, termasuk juga diikuti oleh penyuluh pertanian dan para perwakilan desa. 

Selain mendapatkan materi secara teori, sebanyak 150 peserta dalam pelatihan tersebut akan mendapatkan materi praktik teknik sembelih dan pengenalan asah bilah.

Therissia berharap dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan pemahaman mendalam bagi para peserta supaya lebih teredukasi untuk memilih kesehatan hewan dan penyembelihan hewan kurban yang sesuai dengan syariat islam.

"Banyak petugas masjid maupun panitia kurban yang belum pernah mendapat pelatihan ini. Jadi kami berharap dengan adanya pelatihan ini bisa memberikan pemahaman kepada mereka terutama terkait pemilihan hewan kurban yang sehat dan cara penyembelihan hewan yang sesuai dengan syariat. Meski mereka sudah terbiasa ya, namun tentu di pelatihan ini lebih banyak ilmu yang didapatkan," ungkap Therissia. (y1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved