Berita Bangka Selatan
Pemkab Bangka Selatan Tertibkan PKL di Trotoar Jalan
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mulai melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) di daerah itu.
TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mulai melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) di daerah itu. Penertiban difokuskan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kota Toboali. Pasalnya, sebagian besar PKL sudah mulai menggunakan trotoar jalan untuk menjajakan dagangan mereka.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Bangka Selatan, Anshori mengatakan, penertiban itu dilakukan guna menindaklanjuti surat edaran yang dikeluarkan beberapa waktu lalu. Sebanyak 76 personel gabungan turut dikerahkan guna melaksanakan penertiban.
Mulai dari anggota Satpol PP maupun petugas dari Dinas Perhubungan maupun Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Industri dan Perdagangan (DKUKMINDAG). "Kita libatkan sejumlah dinas terkait dalam penertiban PKL yang dilakukan," kata Anshori, Rabu (30/4).
Menurutnya, diambilnya tindakan penertiban bertujuan untuk menjaga ketertiban umum dan keindahan Kota Toboali. Sebab, keberadaan PKL yang berjualan di trotoar dan badan jalan dinilai telah mengganggu fungsi utama fasilitas umum.
Sebelum melakukan penertiban pemerintah daerah telah mengeluarkan surat imbauan kepada PKL beberapa pekan lalu. Para PKL diminta segera memindahkan lapak dagangan mereka secara sukarela. Mereka diberikan waktu hingga tanggal 20 April 2025. Sayangnya, hingga penertiban dilakukan masih banyak PKL yang tidak mengindahkan imbauan tersebut.
"Langkah persuasif ini diutamakan sebelum tindakan penertiban yang lebih tegas diberlakukan. Sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku," jelas Anshori.
Diakui Anshori, penertiban berjalan dengan aman dan lancar. Para PKL lebih memilih memindahkan lapak dagangan mereka. Pemerintah daerah telah menyediakan beberapa tempat lain agar para PKL tetap bisa berjualan, misalnya di mal UMKM.
Dirinya turut mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung upaya penataan Kota Toboali. "Agar menjadi lebih bersih, aman dan nyaman untuk kepentingan bersama," katanya. (u1)
| Dorong Layanan Terpadu hingga Desa, Pemkab Bangka Selatan Maksimalkan 122 Posyandu |
|
|---|
| Hari Keempat Pencarian Warga Hilang di Sungai Nyireh, Tim SAR Andalkan Alat Khusus CAPE |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perkuat Peran Posbankum |
|
|---|
| Hadapi Penilaian Adipura 2026, Bangka Selatan Perkuat Sinergi Lintas OPD dalam Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Usulkan Sumur Bor ke Kementan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250430-PKL-DITERTIBKAN-Anggota-Satpol-PP-Kabupaten-Bangka-Selatan-ketika-melakukan.jpg)