Berita Pangkalpinang
Ekonomi Babel Tumbuh 4,6 Persen, Toto: Pertambangan Mulai Bangkit
Perekonomian Bangka Belitung tumbuh dengan baik pada triwulan I-2025. Hal ini tidak lepas dari kinerja positif yang ditunjukkan sejumlah sektor.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS — Perekonomian Bangka Belitung tumbuh dengan baik pada triwulan I-2025.
Hal ini tidak lepas dari kinerja positif yang ditunjukkan sejumlah sektor, di antaranya pertambangan dan industri.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Babel mencatat, pertumbuhan ekonomi Negeri Serumpun Sebalai pada triwulan I-2025 sebesar 4,6 persen.
Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang jauh membaik dibandingkan triwulan I-2024 yang hanya 1,01 persen.
“Ini awal baru, ekonomi kita tumbuh dengan baik. Kita ketahui bahwa pada triwulan I-2024, pertambangan pada Januari-Februari tidak ada ekspor dan di Januari 2025 mulai bangkit,” kata Kepala BPS Provinsi Babel, Toto Haryanto Silitonga, kepada Bangka Pos usai kegiatan rilis Berita Resmi Statistik, Senin (5/5/2025).
Toto menuturkan, pertumbuhan ekonomi Babel pada triwulan I-2025 banyak ditopang oleh sektor pertambangan dan penggalian, pengadaan listrik dan gas, serta industri pengolahan yang secara total berkontribusi sekitar 40 persen terhadap produk domestik regional bruto (PDRB).
Sementara itu, sektor industri pengolahan, pertanian, kehutanan dan perikanan, serta perdagangan besar dan eceran menjadi penopang utama ekonomi Babel lainnya, dengan kontribusi gabungan sebesar 60 persen.
“Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 12,22 persen, kemudian disusul industri pengolahan, dan pertanian. Dari sini kita bisa melihat bahan baku kita dari pengolahan seperti tambang dan pertanian ini memberi peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi,” tutur Toto.
Terkontraksi 3,87 persen
Kendati demikian, secara triwulanan (quarter to quarter/q-to-q), ekonomi Babel mengalami kontraksi sebesar 3,87 persen.
Kontraksi ini terjadi akibat melambatnya sektor konstruksi, perdagangan besar dan eceran, serta pertambangan dan penggalian, menyusul pola tahunan yang mana kegiatan konstruksi dan distribusi biasanya lebih tinggi di akhir tahun.
“Kita tahu di triwulan IV kegiatan konstruksi sedang tinggi karena serapan anggaran menjelang akhir tahun, sementara di triwulan I biasanya masih menunggu proses lelang. Begitu juga sektor perdagangan, di akhir tahun stok habis, dan awal tahun belum ada pergerakan signifikan,” ujar Toto.
Namun, ia optimistis pertumbuhan ekonomi Babel ke depan tetap menunjukkan tren positif jika pemerintah konsisten mendukung tata kelola sektor unggulan seperti pertambangan, perkebunan, dan perdagangan.
“Dengan tata kelola yang tepat dan dukungan kebijakan yang lebih stimulatif, ekonomi Babel berpotensi tumbuh lebih kuat di masa mendatang,” tuturnya. (t3)
| 143 Warga Pangkalpinang Terima Bantuan Beras hingga Perlengkapan Mandi |
|
|---|
| 76 CPNS Kanwil Kemenag Babel Dilantik Jadi PNS, Pril Marori Ingatkan soal Tanggung Jawab Moral |
|
|---|
| Menteri Hukum Dorong Perguruan Tinggi di Babel Buka Program Studi Kenotariatan |
|
|---|
| Menkum Resmikan 393 Posbankum di Bangka Belitung, Akses Keadilan Kian Dekat Masyarakat |
|
|---|
| Indeks Demokrasi Indonesia Bangka Belitung Masuk Kategori Tinggi, di Atas Rata-rata Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20220920_Toto-Haryanto-Silitonga-Kepala-BPS-Provinsi-Kepulauan-Bangka-Belitung.jpg)