Selasa, 21 April 2026

Berita Bangka Selatan

Dampak Efisiensi Anggaran di Bangka Selatan, Riza Herdavid Jamin Program Prioritas Berjalan

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menjamin program prioritas tidak akan hilang dalam pembangunan di daerah.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menjamin program prioritas tidak akan hilang dalam pembangunan di daerah. Khususnya di tengah efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh pemerintah pusat saat ini. Program tersebut ditargetkan mampu membawa dampak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengatakan, pihaknya telah melakukan musyawarah perencanaan pembangunan untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029. 

Dirinya menekankan pentingnya menetapkan skala prioritas pembangunan. Misalnya untuk program perlengkapan sekolah gratis, bantuan modal usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), bidang kesehatan dan beberapa sektor lainnya. 

"Selama itu menyangkut hak-hak rakyat tolong jangan pernah hilang dari program-program Kabupaten Bangka Selatan," kata Riza Herdavid, Rabu (7/5).

Menurutnya, ketika keterbatasan anggaran efisiensi harus menjadi pijakan utama dalam menentukan arah pembangunan. Oleh karena itu, diperlukan fokus yang jelas dan kajian mendalam terkait fokus serta program strategis. 

Semuanya harus menjadi prioritas pembangunan. Pemerintah daerah kini sudah siap dengan kajian ihwal lokus dan fokus pembangunan Kabupaten Bangka Selatan ke depan.

Pemerintah daerah kini terus berupaya mempercepat laju pembangunan di daerah. Komitmen itu dilakukan dengan gencar melakukan upaya lobi ke pemerintah pusat. Dengan harapan mampu menarik anggaran dari pemerintah pusat untuk mengakselerasi pembangunan di tengah efisiensi anggaran.  

Mengingat anggaran pemerintah daerah mengalami penurunan karena terdampak pemangkasan dan efisiensi anggaran. "Buat beberapa program prioritas dan mari kita fokus ke program tersebut. Sisanya saya akan berjuang langsung ke pusat untuk pembangunan infrastruktur lainnya," jelas Riza Herdavid.

Adapun kebijakan yang diambil dalam penyusunan RPJMD lanjut dia, diselaraskan dengan program pemerintah pusat dan daerah. Sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 Tahun 2017. 

Untuk menjaring aspirasi para pemangku kepentingan guna menyempurnakan substansi dokumen perencanaan pembangunan lima tahunan tersebut. RPJMD merupakan forum strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan. 

Dirinya menekankan, RPJMD bukan sekadar dokumen teknokratis, melainkan wujud komitmen bersama. Dalam mewujudkan Bangka Selatan yang lebih maju, berdaya saing dan berkeadilan. Seluruh elemen yang terlibat untuk terus berkomitmen menjadikan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan dan langkah pembangunan di Kabupaten Bangka Selatan.

"Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan akan terus berjuang untuk menarik anggaran dari pusat untuk menutupi kekurangan anggaran dalam mempercepat pembangunan," ucapnya.

Riza Herdavid menaruh harapan besar agar pembangunan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi. Melainkan bisa mewujudkan pembangunan sosial yang inklusif dengan memperhatikan semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. 

Termasuk pertumbuhan dan produktivitas ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Mewujudkan tata kelola yang berintegritas, inovatif dan adaptif. Terakhir mewujudkan stabilitas kewilayahan yang berkualitas dan berketahanan ekologi. 

"Yakni menjaga kualitas lingkungan hidup di seluruh wilayah Kabupaten Bangka Selatan. Dengan memanfaatkan potensi daerah secara bijak dan berkelanjutan serta menjamin kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan kondusif," pungkas Riza Herdavid(u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved