Jumat, 5 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Jemaah Bangka Belitung Kloter 08 Terima Kartu Nusuk

Jemaah haji asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tergabung dalam Kloter 08 PLM, diberangkatkan dari Kota Madinah ke Kota Makkah.

Tayang:
Istimewa/ Kemenag Babel
KARTU NUSUK -- Pembagian kartu nusuk kepada jemaah haji kloter 08. Jemaah haji asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tergabung dalam Kloter 08 PLM, akan diberangkatkan dari Kota Madinah ke Kota Mekkah pada Selasa (20/5/2025) sekitar pukul 11.00 WAS. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Jemaah haji asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tergabung dalam Kloter 08 PLM, diberangkatkan dari Kota Madinah ke Kota Makkah pada Selasa (20/5) sekitar pukul 11.00 WAS.

"Menjelang keberangkatan ini, para jemaah masih menjalankan aktivitas seperti biasanya dan mulai dari malam hingga pagi hari tadi, kita juga melakukan pemantapan ibadah atau manasik dengan sistem per-kelompok per-lantai hotel dengan pemateri Pembimbing Ibadah, Hj Rika Yudawati dan TPHD, H. Sawiran," ujar Ketua Kloter 8, Juandi, dalam rilisnya.

Dengan sistem seperti itu, lanjutnya, para jemaah bisa mendapatkan materi dengan lebih nyaman karena dekat dengan kamar hotel yang mereka tempati masing-masing. Diakui Juandi, kondisi cuaca di Kota Madinah pada hari ini pun cukup ekstrem, berkisar hingga 44 derajat Celcius.

Oleh karena itu, petugas Kloter 08 pun terus melakukan visitasi kesehatan jemaah dan hasilnya, secara keseluruhan kondisi jemaah dalam keadaan baik walaupun ada beberapa yang mengalami flu dan batuk, dan hal ini sudah diatasi dengan baik oleh tim dokter yang bertugas.

"Perlu kami sampaikan juga, bahwa hari ini sebanyak 31 kartu nusuk yang berasal dari syarikah SNA (Sana Mashariq) sudah dibagikan kepada jemaah, sehingga totalnya masih sekitar 11 jemaah kita yang belum mendapatkan kartu nusuk dari syarikah ini," paparnya.

Sedangkan 20 jemaah lainnya yang berasal dari Palembang 18 orang, Bangka Tengah satu orang dan Pangkalpinang satu orang, akan mendapatkan kartu nusuk dari syarikah RKN (Rakeen Mashariq).

"Berdasarkan daftar manifes yang kami dapatkan dari Daker dan sudah terkonfirmasi, kedua syarikah ini akan berbeda hotel, di mana syarikah SNA akan berada di Jarwal dan syarikah RKN akan menempati kawasan raudhoh," jelas Juandi.

Diketahui, pada musim haji 2025 ini, Pemerintah Arab Saudi menunjuk delapan syarikah untuk memberikan layanan kepada jemaah selama prosesi ibadah, khususnya di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), meliputi: Al Bait Guests, Rakeen Mashariq, Sana Mashariq, Rehlat dan Manafea, Al Rifadah, Rawaf Mina, MCDC, dan Rifad. Masing-masing melayani antara 11 ribu hingga 36 ribu jemaah.

Diakui Juandi, pihaknya pun tidak dapat melakukan perubahan apapun terkait dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi yang membagi-bagikan syarikah ini. "Kami hanya dapat mengedukasi jemaah agar bisa menerima dan tetap fokus dengan ibadahnya sambil tetap berkoordinasi agar dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada mereka," pungkasnya. (*/riz)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved