Berita Pangkalpinang
Optimisme Konsumen Bangka Belitung Tetap Tinggi
Hasil Survei Konsumen yang dirilis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Babel menunjukkan IKK sebesar 115,1 pada April 2025.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) di Bangka Belitung pada April 2025 menurun 5,6 poin dibandingkan dengan Maret 2025.
Kendati demikian, optimisme masyarakat terhadap kondisi perekonomian di Babel masih tetap tinggi.
Hasil Survei Konsumen yang dirilis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Babel menunjukkan IKK sebesar 115,1 pada April 2025.
Hal ini mencerminkan optimisme masyarakat terhadap kondisi perekonomian di Negeri Serumpun Sebalai masih tetap tinggi.
Angka 115,1 tersebut berada pada zona optimis (>100) dan sejalan dengan tren positif secara nasional. IKK nasional sendiri tercatat sebesar 121,7.
Indeks Keyakinan Konsumen yang tinggi tersebut didukung oleh dua komponen utama, yaitu Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK), yang keduanya berada pada level optimistis.
Kepala Perwakilan BI Babel Rommy Sariu Tamawiwy mengatakan, tetap kuatnya keyakinan konsumen di tengah berbagai tantangan global menunjukkan bahwa fondasi ekonomi di daerah ini masih cukup kokoh.
Keyakinan konsumen yang tetap berada di zona optimistis menandakan bahwa masyarakat memiliki harapan yang baik terhadap arah pertumbuhan ekonomi daerah, baik dari sisi pendapatan, kesempatan kerja, maupun daya beli.
Rommy menyebutkan, survei tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam membaca arah kebijakan ekonomi ke depan, sekaligus menjadi gambaran tentang daya beli dan perilaku konsumsi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"IKE yang mencerminkan persepsi konsumen terhadap pendapatan, ketersediaan lapangan kerja, dan kemampuan konsumsi barang tahan lama, tercatat 114,2 pada April 2025," katanya kepada awak media, Selasa (20/5/2025).
Rommy menuturkan, meskipun IKK pada April 2025 sebesar 114,2 sedikit turun dibandingkan bulan Maret 2025 yang sebesar 120,7, angka tersebut tetap masih menunjukkan bahwa konsumen memiliki pandangan yang cukup positif terhadap kondisi ekonomi saat ini.
"Sebanyak 24 persen responden menyatakan bahwa penghasilan mereka meningkat dibandingkan enam bulan lalu, dengan 29,4 persen di antaranya menyebutkan bahwa peningkatan tersebut didorong oleh adanya bonus atau insentif," ujar Rommy.
Dari sisi konsumsi, tren belanja barang tahan lama (durable goods) juga menunjukkan penguatan. Sekitar 33 persen responden melaporkan adanya peningkatan konsumsi barang-barang tahan lama, sementara itu 61,5 persen menyatakan konsumsi mereka relatif stabil.
Adapun jenis barang yang paling banyak dikonsumsi adalah furnitur dan perabotan rumah tangga, sebagaimana diungkap oleh 31,8 persen dari responden yang mengalami peningkatan konsumsi.
"IEK yang menggambarkan ekspektasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan juga tercatat tinggi, yakni di level 116,0, meskipun sedikit menurun dibandingkan bulan Maret 2025 yang sebesar 119,7," tutur Rommy. (t2)
| Pemprov Bangka Belitung Ajak Para Pihak Awasi SPMB |
|
|---|
| Dokter Ratna Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara |
|
|---|
| Enam Bulan Tercatat 32 Kasus, Pangkalpinang Perkuat Upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan |
|
|---|
| 13 Warga Binaan Beragama Buddha di Lapas Narkotika Pangkalpinang Terima Remisi |
|
|---|
| Pemerintah Kota Pangkalpinang Raih Penghargaan Kementerian Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20250304_Rommy-Sariu-Tamawiwy.jpg)