Selasa, 21 April 2026

Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Siap Gelar Bursa Kerja, Upaya Mengurangi Pengangguran

Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) akan menyelenggarakan bursa kerja atau job fair pada Juni 2025.

Editor: suhendri
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) akan menyelenggarakan bursa kerja atau job fair pada Juni 2025.

Bursa kerja ini menjadi upaya penyerapan angkatan kerja di pasar kerja dan mengurangi angka pengangguran, khususnya pada lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pangkalpinang Amrah Sakti mengatakan, tingginya angka pengangguran pada lulusan SMK menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Salah satu upaya untuk menekan angka pengangguran tersebut, yakni dengan mengadakan bursa kerja pada Juni atau Juli 2025.

Amrah menyebutkan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan seluruh SMK di Kota Pangkalpinang untuk memetakan kebutuhan spesifik masing-masing agar bursa kerja mendatang benar-benar tepat sasaran dan mampu menyerap tenaga kerja lulusan SMK.

"Kami ingin job fair ini tidak hanya seremonial, tetapi betul-betul menjawab kebutuhan dunia pendidikan vokasi. Misalnya, jika ada SMK dengan jurusan pariwisata, maka kami akan menghadirkan perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata. Begitu juga dengan SMK yang memiliki jurusan otomotif, kami akan cari mitra dari industri yang membutuhkan tenaga kerja di bidang tersebut," kata Amrah kepada Bangka Pos, Selasa (20/5/2025).

Dia berharap, penyelenggaraan job fair nanti akan menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus solusi konkret atas tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan SMK.

Saat ini, Disnaker Kota Pangkalpinang tengah menghimpun data kebutuhan dari tiap-tiap SMK dan menjajaki kerja sama dengan perusahaan swasta, BUMN, hingga sektor industri kreatif yang berpotensi membuka lapangan kerja sesuai kompetensi lulusan SMK. 

Amrah pun berharap, job fair nanti menjadi momentum yang berdampak nyata, membuka peluang kerja, sekaligus mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan kompetensi para pencari kerja dari SMK.

“Program ini juga akan dilengkapi dengan penyuluhan ketenagakerjaan, pelatihan keterampilan, serta bimbingan karier bagi siswa tingkat akhir di SMK,” tutur Amrah.

“Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap melalui pendekatan holistik ini, angka pengangguran khususnya dari kalangan usia produktif dapat ditekan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan," ujarnya. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved