Jumat, 5 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Kerahkan 200 Personel dan 24 Armada, DLH Angkut 63 Ton Sampah

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang bekerja ekstra pada malam takbiran Iduladha, Kamis (5/6) malam.

Tayang:
Ist Dok DLH Suharto
Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang tengah membersihkan tumpukan sampah di kawasan pasar Induk Pembangunan Kota Pangkalpinang, pada malam takbiran Idul Adha, Kamis (5/6/2025) malam. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang bekerja ekstra pada malam takbiran Iduladha, Kamis (5/6) malam. Sebanyak 200 petugas dan 24 armada kendaraan dikerahkan demi memastikan kota bersih dan tertata rapi menyambut hari raya.

Kepala DLH Kota Pangkalpinang, Bartholomeus Suharto mengungkapkan, kegiatan gotong royong malam takbiran difokuskan pada kawasan pasar dan jalan-jalan utama. Hasilnya, sebanyak 63 ton sampah berhasil dikumpulkan dalam semalam.

"Sebanyak 200 petugas, termasuk tim dari kantor, kami kerahkan. Untuk kendaraan, kami operasikan 20 dump truck dan 4 unit amrol. Fokus pengangkutan dilakukan di tiga titik utama, yakni Pasar Induk, Pasar Pagi, dan Pasar Rumput," ujar Suharto, Jumat (6/6).

Ia menjelaskan, kegiatan pembersihan ini merupakan bentuk komitmen DLH dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, khususnya pada momen besar keagamaan seperti Iduladha.

"Malam tadi, kami mulai dari Pasar Induk sekitar Ramayana atas dan area pasar daging, lalu dilanjutkan ke Pasar Pagi dan Pasar Rumput. Setelah itu, pengangkutan dilanjutkan ke jalur protokol yang biasa dilalui truk-truk sampah," tuturnya.

Suharto menambahkan, distribusi sampah pada malam takbiran Iduladha berbeda dibanding malam Idulfitri. Jika pada Idulfitri volume sampah lebih banyak terkonsentrasi di jalan-jalan dan permukiman warga, maka pada malam Iduladha, tim DLH lebih banyak menemukan sampah di area pasar.

"Kondisi malam Iduladha ini relatif sama dengan malam Idulfitri dari sisi volume, hanya berbeda dari segi lokasi. Untuk saat ini, jalan-jalan protokol terpantau bersih. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat mulai meningkat," katanya.

Ia mengakui, pengangkutan sampah ditargetkan selesai seluruhnya malam itu juga, agar para petugas bisa menikmati hari raya bersama keluarga. "Semua selesai malam itu juga. Kami ingin seluruh tim bisa menunaikan salat Iduladha dan bersilaturahmi bersama keluarga, karena lusa mereka kembali bertugas seperti biasa," ujarnya.

Sebagai bentuk pelayanan berkelanjutan, DLH juga mengimbau pelaku usaha, terutama yang beroperasi di pasar, untuk lebih proaktif dalam mengelola sampah dengan menyediakan kantong-kantong atau wadah sampah yang layak.

"Kami harap ke depan pelaku usaha bisa berperan aktif menyediakan tempat sampah agar pengangkutan lebih mudah dan efisien. Selamat merayakan Iduladha untuk seluruh masyarakat Pangkalpinang. Semoga kita senantiasa menjaga kebersihan kota ini bersama-sama," pungkas Suharto. (t2)

Tinjau Ulang Perda Sampah
PEMERINTAH Kota Pangkalpinang berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah, menyusul meningkatnya kekhawatiran terhadap pencemaran lingkungan akibat sampah plastik yang belum tertangani secara optimal.

Langkah ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go, yang menyoroti bahwa saat ini hanya sekitar 20 persen sampah plastik yang dapat diolah. Sisanya berakhir mencemari lingkungan, terutama di wilayah perkotaan.

"Untuk itu, kami Pemkot Pangkalpinang akan berkolaborasi dengan DPRD guna meninjau kembali Perda Pengelolaan Sampah agar lebih adaptif terhadap kondisi dan tantangan saat ini," ujar Mie Go, kepada awak media usai penanaman pohon bersama di Dealova, Kamis (5/6).

Tak hanya meninjau perda lama, Pemkot juga berencana mengusulkan lahirnya Perda baru yang secara tegas mengatur pembatasan, bahkan pelarangan, penggunaan plastik sekali pakai. "Ke depan, kita ingin punya payung hukum yang kuat untuk mendorong masyarakat lebih sadar dan aktif mengurangi penggunaan plastik sekali pakai," katanya.

Pemkot Pangkalpinang juga akan memaksimalkan kembali fungsi bank sampah yang sudah ada di beberapa titik di kota. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat. "Momentum Hari Lingkungan ini adalah ajakan untuk gotong royong. Kita perlu sadar bahwa bumi tidak membutuhkan kita, tapi kita yang butuh bumi. Gerakan kolektif harus dimulai sekarang," tegasnya. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved