Berita Pangkalpinang
Sekda Kota Pangkalpinang: Hilangkan Stigma Sekolah Favorit
Tidak adanya penambahan rombongan belajar (rombel) merupakan langkah untuk menjaga kualitas pendidikan.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Mie Go menekankan pentingnya proporsi ideal antara jumlah siswa dan guru serta ketersediaan ruang belajar yang layak bagi peserta didik.
Karena itu, menurut Mie Go, tidak adanya penambahan rombongan belajar (rombel) merupakan langkah untuk menjaga kualitas pendidikan.
"Kita ingin anak-anak kita tidak hanya sekadar diterima, tetapi juga mendapat layanan pendidikan yang layak, nyaman, dan optimal. Kalau dipaksakan, justru bisa merusak kualitas pembelajaran itu sendiri," kata Mie Go, Selasa (10/6/2025).
Sekadar diketahui, proses pendaftaran seleksi penerimaan murid baru (SPMB) tahun 2025 jenjang sekolah dasar (SD) di Kota Pangkalpinang sudah berakhir per 8 Juni 2025.
Diketahui, jumlah pendaftar di 21 SD negeri melebihi kapasitas.
Terkait hal tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan tidak menambah rombel maupun kuota di sekolah-sekolah yang daya tampungnya sudah terisi penuh.
Sebab, seluruh sistem telah dikunci dan ditentukan oleh pemerintah pusat melalui mekanisme data pokok pendidikan (dapodik).
Menurut Mie Go, sistem SPMB tahun ini menjadi momentum perubahan karena telah sepenuhnya berbasis digital, transparan, dan terkunci secara nasional, tidak ada lagi ruang bagi manipulasi data maupun intervensi pihak luar.
Ia pun menyoroti pentingnya mengubah pola pikir masyarakat tentang sekolah favorit.
"Saatnya kita hilangkan stigma sekolah favorit. Di Pangkalpinang, seluruh sekolah negeri memiliki standar mutu yang sama, dengan guru-guru profesional dan komitmen kuat dalam mendidik. Semua sekolah mumpuni," ujar Mie Go. (t2)
| Pembangunan Gedung Sekolah Yayasan YPAC Pangkalpinang Dimulai |
|
|---|
| Pemprov Bangka Belitung Ajak Para Pihak Awasi SPMB |
|
|---|
| Dokter Ratna Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara |
|
|---|
| Enam Bulan Tercatat 32 Kasus, Pangkalpinang Perkuat Upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan |
|
|---|
| 13 Warga Binaan Beragama Buddha di Lapas Narkotika Pangkalpinang Terima Remisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20240505_Sekda_Pangkalpinang_Mei_Go.jpg)