Rabu, 15 April 2026

Berita Bangka Tengah

Bangka Tengah Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Perekonomian

Diskopdag dan UMKM Bangka Tengah menyambut optimistis kehadiran Koperasi Merah Putih dalam mendorong perekonomian di daerah.

Bangkapos.com/Sela Agustika
Kepala Diskopdag dan UMKM Bangka Tengah, Irwandi. 

KOBA, BABEL NEWS - Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UMKM (Diskopdag dan UMKM) Bangka Tengah menyambut optimistis kehadiran Koperasi Merah Putih dalam mendorong perekonomian di daerah. Diketahui saat ini, Pemkab Bangka Tengah sudah membentuk koperasi merah putih tersebut di 56 desa dan 7 kelurahan.

Kepala Diskopdag dan UMKM Bangka Tengah,  Irwandi mengakui, hadirnya Koperasi Merah Putih dinilai dapat menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus penyerapan tenaga kerja. "Keberadaan Koperasi Merah Putih ini sudah dibentuk, hanya saja belum berjalan. Namun kita optimistis dengan hadirnya Koperasi Merah Putih ini pasti bisa mendorong perekonomian di Bangka Tengah, tidak menutup kemungkinan juga akan menyerap tenaga kerja," kata Irwandi, Rabu (2/7).

Irwandi mengatakan, potensi ekonomi tiap desa dan kelurahan di Bangka Tengah sangat beragam. Dia mencontohkan, pada sejumlah kelurahan di daerah pedalaman sektor perkebunan bisa dikembangkan, sedangkan pada daerah penyangga atau pusat pengembangan UMKM memiliki peluang untuk tumbuh.

"Untuk potensi di masing-masing kecamatan atau daerah ini punya, dan kita sudah kerja sama dengan Bappeda yang punya data potensi desa, jadi ini dipakai untuk dirembuk kembali dan bisa dikembangkan, termasuk juga pihak kecamatan dan desa yang tahu tentang kondisi masing-masing," ucapnya.

Diakuinya, keberadaan koperasi desa ini merupakan bentuk pembiayaan modal kerja. Namun, dia menekankan pentingnya perencanaan yang matang. "Sejauh ini untuk aturannya belum ada, hanya saja ini juga bekerja sama dengan bank Himbara. Contoh misalnya, desa A punya usaha isi ulang galon dan butuh modal, maka itu bisa didukung, misalkan mau dikembangkan. Tapi kalau belum ada usaha, masyarakat harus musyawarah dulu, tentukan arah usahanya agar nanti pengunaan dana ini jelas," katanya.

Irwandi mengingatkan, keberhasilan koperasi sangat bergantung pada manajemen yang sehat dan pendampingan berkelanjutan. "Koperasi ini datang membawa sejuta harapan. Tapi jangan main-main. Harus dikelola serius, baik oleh anggota maupun pengurus. Dan ini juga pengawasannya langsung dari pusat," tegasnya. (t3)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved