Selasa, 21 April 2026

Berita Pangkalpinang

Tiga Atlet Muda Banggakan Bangka Belitung di Kejurnas Wushu

Tiga atlet muda dari komunitas Ronin Wushu Bangka Belitung sukses menyumbangkan empat medali pada ajang Kejurnas Wushu.

Bangkapos.com/Sela Agustika
WUSHU - Tiga atlet wushu dari komunitas Ronin Wushu Bangka Belitung dan ketua pelatih. 

SURABAYA, BABEL NEWS - Prestasi membanggakan ditorehkan anak-anak Bangka Belitung di kancah nasional. Tiga atlet muda dari komunitas Ronin Wushu Bangka Belitung sukses menyumbangkan empat medali pada ajang Kejurnas Wushu Indonesia Piala Menpora RI yang digelar di GOR Wushu Jatim, Kenjeran Park, Surabaya beberapa waktu lalu.

Dari total 10 peserta yang mewakili Bangka Belitung, ketiganya berhasil mengharumkan nama daerah dengan perjuangan dan prestasi yang diraih. "Awal mula wushu ini karena pengen bikin ruang untuk anak mengikuti kegiatan positif.  Prestasi ini adalah langkah awal yang sangat baik untuk membangun semangat berprestasi di kalangan generasi muda Bangka Belitung, tentu ini menjadi percontohan anak-anak lain dari daerah ke nasional," ujar Ketua Pelatih Ronin Wushu Babel, Teguh saat ditemui, Rabu (16/7).

Meski masih mengeluarkan dana pribadi dan belum mendapat dukungan dari pemerintah, Ronin Wushu tetap aktif berkompetisi berkat dukungan luar biasa dari para orang tua. "Pembiayaan, sejauh ini kita berterima kasih kepada orang tua murid yang terlibat, mereka setiap event yang ada full suport. Dan kita juga apresiasi sekolah yang memberi ikut terlibat memberikan dukungan anak-anak ini untuk latihan dan ikut serta pada event-event," jelas Teguh.

Ia berharap, ke depan ada perhatian dan dukungan lebih dari pemerintah agar potensi para atlet muda bisa terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi generasi lainnya. "Kita berharap apa yang diusahakan ini bisa berhasil. Ini bentuk percontohan, ke depan semoga generasi mudah tidak hanya unggul di bidang akademik tapi nonakademik," tutur Teguh.

Salah satu atlet berprestasi, Kiara Kathleen Siabini (10), siswi SD Kalam Kudus Pangkalpinang, sukses meraih dua medali perunggu yakni Juara 3 kategori DaoShu C/Golok usia 6-11 tahun dan Juara 3 kategori GunShu C/Toya usia 6-11 tahun.

Ia menceritakan, dirinya tertarik ikut wushu ini karena menjadi olahraga yang menarik sekaligus untuk bekal bela diri. "Tertarik ikut wushu karena seperti bela diri yang menarik dan bisa dapat banyak teman. Senang dan bahagia bisa dapat medali, untuk yang pertama kali. Target ke depan bisa dapat medali emas dan ikut kejuaraan dunia," ungkap Kiara.

Atlet lainnya, Deta Elita Tjhai (14), siswi SMP Bahagia Pangkalpinang, juga menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang diraih setelah enam tahun menekuni wushu. "Aku mulai wushu dari kegiatan eskul di sekolah, kebetulan sudah empat kali ikut tanding, dan baru kali ini dapat medali. Senang banget," ucap Deta.

Sementara itu, Fico Gallardo (10), siswa SD Budi Mulia Pangkalpinang, turut menyumbang satu medali perunggu. Ia pun berharap bisa terus meningkatkan prestasinya. "Ini pertama kali dapat medali, rasanya senang banget. Semoga ke depan bisa dapat medali emas," kata Fico. (t3)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved