Berita Bangka
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Gelar Pengabdian di SMPN 3 Mendo Barat
Tim pengabdian masyarakat dari Program Studi D-III Farmasi Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang menyelenggarakan kegiatan di SMP Negeri 3 Mendo Barat.
MENDO BARAT, BABEL NEWS - Tim pengabdian masyarakat dari Program Studi D-III Farmasi Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Edukasi Generasi Bebas dari Anemia" di SMP Negeri 3 Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Kamis (31/7). Kegiatan ini menyasar siswi-siswi sekolah menengah pertama sebagai upaya preventif dalam pencegahan anemia sejak dini, sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari sinergi dengan program nasional INEY (Investing in Nutrition and Early Years), yang berfokus pada peningkatan layanan kesehatan dan gizi bagi remaja putri, ibu hamil, serta anak usia 0-59 bulan. Tujuan utamanya adalah menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat, bebas anemia, dan terbebas dari risiko stunting.
Ketua Tim Pengabdi, Auronita Puspa Pratiwi menyampaikan, pentingnya edukasi gizi dan kesehatan sejak usia remaja, khususnya bagi remaja putri yang berada dalam masa pertumbuhan dan telah mengalami menstruasi.
"Anemia masih menjadi salah satu permasalahan utama pada kesehatan remaja putri dan ibu hamil. Remaja putri berpotensi mengalami anemia karena telah mengalami menstruasi serta sedang dalam masa pertumbuhan. Edukasi ini bukan hanya tentang menghindari dampak anemia, tapi bagaimana kita membekali remaja putri agar kelak menjadi ibu yang sehat dan melahirkan generasi yang bebas stunting," ungkap Auronita Puspa Pratiwi dalam rilisnya.
Ia juga menambahkan, masih banyak remaja yang belum memahami pentingnya zat besi bagi tubuh, serta belum memiliki kebiasaan minum tablet tambah darah secara konsisten. "Kami berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran serta mendorong perubahan pola pikir para siswi, khususnya dalam hal pencegahan anemia dan kepatuhan minum tablet tambah darah," tuturnya.
Rangkaian kegiatan edukasi ini mencakup sesi penyuluhan interaktif mengenai anemia defisiensi besi, penyebab, dampaknya terhadap kesehatan dan prestasi belajar, hingga pentingnya konsumsi tablet tambah darah secara rutin.
Dalam kesempatan tersebut, tim pengabdi juga menyerahkan media edukasi dan promosi kesehatan kepada Kepala SMPN 3 Mendo Barat, Maman Suherman, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya sekolah dalam menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan siswa.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga siswa, khususnya siswi, menjadi lebih peduli terhadap kesehatannya sendiri," ujar Maman.
Kegiatan ini turut melibatkan Puskesmas Penagan yang berperan aktif dalam proses edukasi dan pembiasaan konsumsi TTD di sekolah, sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program nasional.
Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung prioritas nasional di bidang kesehatan, khususnya pencegahan stunting dan peningkatan kesadaran kesehatan di kalangan remaja serta mewujudkan Generasi Sehat Indonesia di masa depan. (*/t3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250731-EDUKASI-GENERASI-BEBAS-ANEMIA-Tim-pengabdian-masyarakat.jpg)