Jumat, 5 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Wagub-Bakamla RI Babel Bahas Free Carbon Island

Bakamla RI siap mendukung program free carbon island, baik melalui pengawasan keamanan dan keselamatan laut

Tayang:
Editor: suhendri
Dokumentasi Bakamla RI Babel
WAGUB SAMBANGI BAKAMLA RI BABEL - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hellyana (kiri) mengunjungi kantor Stasiun Bakamla RI Babel, Kamis (7/8/2025). Kedatangan Hellyana disambut Kepala Stasiun Bakamla RI Babel Letkol Bakamla Yuli Eko Prihartanto. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kepala Stasiun Bakamla RI Bangka Belitung Letkol Bakamla Yuli Eko Prihartanto dan jajarannya menerima kunjungan Wakil Gubernur Babel Hellyana guna membahas free carbon Island, Kamis (7/8/2025).

Kunjungan ini sekaligus untuk menjalin kerja sama strategis antara Pemprov Babel dengan Bakamla RI, khususnya mengenai kolaborasi multipihak dalam mendukung transisi energi hijau dan pengembangan potensi bisnis karbon di wilayah pesisir Babel. 

"Ketika saya memaparkan konsep free carbon island, Pak Kepala Stasiun Bakamla Babel sangat antusias. Beliau menyampaikan ketertarikan untuk bersinergi dan kolaborasi, termasuk dalam konteks pelestarian pesisir dan penguatan masyarakat," kata Hellyana.

Konsep free carbon island sendiri telah mendapat dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur, dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia dengan menjadikan Pulau Belitung sebagai model percontohan nasional.

Letkol Bakamla Yuli Eko Prihartanto menyambut baik program tersebut.

Yuli Eko pun menyatakan Bakamla RI siap mendukung program free carbon island, baik melalui pengawasan keamanan dan keselamatan laut maupun pendekatan konservasi pesisir yang berkelanjutan.

“Bakamla RI memiliki tugas dan fungsi yang sangat selaras dengan program tersebut. Selain bertugas melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di laut, Bakamla RI mengemban berbagai fungsi, salah satu di antaranya adalah perlindungan dan konservasi sumber daya alam hayati di perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia,” ujarnya.

Bakamla RI, kata Yuli Eko, saat ini tengah mempersiapkan program Relawan Penjaga Laut (Rapala) yang sumber daya manusianya berasal dari masyarakat Provinsi Kepulauan Babel.

Nantinya, sukarelawan tersebut akan menjadi agen-agen Bakamla RI dalam membantu pengawasan keamanan dan keselamatan laut, serta perlindungan ekosistem hayati di perairan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (riz)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved