Berita Bangka Barat
DPRD Minta Pemkab Perhatikan Kondisi PMI Bangka Barat
Komisi I DPRD Kabupaten Bangka Barat meminta Pemkab Bangka Barat mendukung kemajuan Palang Merah Indonesia (PMI) Bangka Barat.
MENTOK, BABEL NEWS - Komisi I DPRD Kabupaten Bangka Barat meminta Pemkab Bangka Barat mendukung kemajuan Palang Merah Indonesia (PMI) Bangka Barat. Hal ini disampaikan mengingat DPRD telah melakukan pertemuan dengan sejumlah pengurus PMI Bangka Barat, untuk membahas persoalan ini, Selasa (5/8).
Wakil Ketua Komisi I DPRD Bangka Barat, Deddi Wijaya mengatakan, pihaknya memang sengaja memanggil PMI Bangka Barat lantaran selama ini organisasi tersebut dinilai vakum. Menurutnya, PMI Bangka Barat seperti antara ada dan tiada karena gedung, kendaraan operasional, sarana dan prasarana lengkap namun aktivitasnya tidak ada dan terlihat.
Dari audiensi itu, beberapa pengurus PMI mengakui, tidak ada aktivitas selama ini lantaran dukungan anggaran operasional nihil. "Karena PMI jadi salah satu organisasi yang sangat penting dalam menyediakan kantong darah, kami minta Pak Bupati untuk segera mengaktifkan kembali PMI. Anggaran didukung karena per tahun Rp200 juta mereka katakan untuk operasional sudah cukup," kata Deddi Wijaya, Senin (11/8).
Ia meminta, Pemkab Bangka Barat melalui TAPD dan dinas kesehatan memperhatian PMI Bangka Barat. "Karena kita di Komisi I dan Banggar akan kawal anggaran untuk PMI itu. Kemudian kita minta juga pengurus PMI yang akan datang segera diisi, ditempatkan orang profesional di bidangnya," ujarnya.
Diakuinya, pengurus PMI tak harus diisi dari orang pemerintahan. Yang terpenting netral, profesional dan punya motivasi besar dalam berbuat sosial. "Sesuai tupoksi dapat memenuhi kebutuhan kantong darah bagi pasien yang ada di Bangka Barat," katanya.
Menurutnya, jika perlu pegawai dan karyawan perusahaan yang ada di Bangka Barat diwajibkan donor darah beberapa bulan sekali. "Kami harap di kepemimpinan saat ini bisa menjadi skala prioritas dan serius mendorong PMI aktif dan berbuat maksimal. Yang terpenting orang profesional ada di tubuh PMI. Bisa saja mantan-mantan pensiunan dari rumah sakit dijadikan kepengurusan PMI," jelasnya. (riu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250723-Wakil-Ketua-Komisi-I-DPRD-Bangka-Barat-Deddi-Wijaya.jpg)