Berita Pangkalpinang
Kemenag Pangkalpinang Buka Olimpiade Madrasah 2025
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Firmantasi, secara resmi membuka Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2025.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Firmantasi, secara resmi membuka Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2025 Tingkat Kota Pangkalpinang, Selasa (9/9). Acara pembukaan berlangsung di Ruang Laboratorium Komputer MTs Negeri 1 Pangkalpinang, dihadiri oleh sejumlah pengawas madrasah dan kepala madrasah se-Kota Pangkalpinang.
Dalam OMI 2025 kali ini mengusung tema, islam dan teknologi digital inovasi sains untuk generasi Indonesia maju yang berdaya saing global.
Firmantasi mengatakan pentingnya peran generasi muda, dalam menghadapi tantangan global. "Para generasi muda harus menjadi anak-anak yang memiliki daya saing global sehingga dapat mewujudkan generasi emas 2045," ujar Firmantasi.
Ia menambahkan, OMI 2025 merupakan ajang penting untuk mengevaluasi kualitas pendidikan di setiap madrasah. "Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan OMI 2025 dapat menjadi ajang kompetisi yang sehat, mendorong lahirnya generasi madrasah yang unggul, cerdas, dan berdaya saing global," katanya.
Ia juga berharap, kompetisi ini dapat memotivasi siswa untuk mengembangkan minat dan prestasi mereka dalam bidang sains.
Diketahui, kegiatan pembukaan ini dihadiri oleh Pengawas Madrasah, Advis dan Samsul Bahri serta para Kepala Madrasah.
Lebih lanjut Patrisila selaku Staf Seksi Pendidikan Madrasah mengatakan, OMI hari pertama dikhususkan untuk siswa tingkat Madrasah Aliyah (MA). Sebanyak 18 peserta berkompetisi dalam berbagai mata pelajaran, yaitu Matematika, Geografi, Fisika, Ekonomi, Biologi, dan Kimia.
"Jadwal pelaksanaan OMI 2025 akan berlanjut pada Rabu 10 September 2025, untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dengan mata pelajaran IPAS dan Matematika. Sementara itu, siswa tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) akan berkompetisi pada Kamis 11 September 2025, dalam mata pelajaran Matematika, IPA, dan IPS," ucap Patrisila. (*/riz)
| Pemprov Bangka Belitung Ajak Para Pihak Awasi SPMB |
|
|---|
| Dokter Ratna Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara |
|
|---|
| Enam Bulan Tercatat 32 Kasus, Pangkalpinang Perkuat Upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan |
|
|---|
| 13 Warga Binaan Beragama Buddha di Lapas Narkotika Pangkalpinang Terima Remisi |
|
|---|
| Pemerintah Kota Pangkalpinang Raih Penghargaan Kementerian Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250909-Kepala-Kantor-Kementerian-Agama.jpg)