Senin, 20 April 2026

Berita Pangkalpinang

PLUT Inkubator Babel Dorong Peningkatan Kualitas Produk Olahan Perikanan

Peserta dibekali berbagai materi penting seputar manajemen usaha, inovasi produk, pengemasan, strategi pemasaran, hingga akses pembiayaan. 

Editor: suhendri
Dokumentasi Diskopdag dan UKM Provinsi Babel
BERFOTO BERSAMA - Para peserta bootcamp Inkubator Bisnis berfoto bersama di Gedung UPT Balatkop UMKM Bangka Belitung. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS — Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Ruko Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Inkubator menyelenggarakan bootcamp Inkubator Bisnis bertema “Peningkatan Kualitas Produk UMKM” di Gedung UPT Balatkop UMKM Babel, 24-25 September 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh 10 tenant UMKM berbasis olahan hasil perikanan yang telah lolos seleksi. 

Penyelenggaraan bootcamp Inkubator Bisnis merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam menghadapi persaingan pasar yang makin ketat. 

Dalam bootcamp tersebut, peserta dibekali berbagai materi penting seputar manajemen usaha, inovasi produk, pengemasan, strategi pemasaran, hingga akses pembiayaan. 

Narasumber yang dihadirkan berasal dari Balai POM Pangkalpinang serta tiga pengusaha lokal yang telah sukses di bidangnya.

Peserta juga mendapatkan pendampingan langsung dari para mentor berpengalaman yang terdiri dari praktisi, akademisi, dan konsultan PLUT.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas KUKM Provinsi Babel Muslim El Hakim Kurniawan menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk sebagai kunci untuk memperluas pasar UMKM.

“UMKM tidak hanya dituntut kreatif, tetapi juga harus menjaga kualitas produk agar memiliki daya saing. Melalui bootcamp ini, kami berharap para pelaku usaha bisa naik kelas dan lebih percaya diri menghadapi pasar,” kata Muslim dalam rilis yang diterima Bangkapos.com, Rabu (24/9/2025).

Setelah tahapan pra-inkubasi ini, peserta akan memasuki tahap pendampingan intensif dan pascainkubasi yang mencakup perluasan jaringan pemasaran dan penyelenggaraan bazar.

Produk peserta juga akan didokumentasikan sebagai bahan evaluasi perkembangan selama masa inkubasi.

"Produk-produk para tenant yang telah baik dan siap nanti akan diberikan kesempatan mengikuti Trade Expo Indonesia pada Oktober 2025 sebagai bagian dari upaya membuka akses ekspor," ujar Muslim.

Lebih lanjut, ia mengatakan, program bootcamp inkubator ini merupakan yang pertama di Bangka Belitung dan sejalan dengan arahan Kementerian Koperasi dan UKM agar setiap provinsi memiliki minimal satu lembaga inkubator.

Mulai tahun 2026, pengelolaan program inkubator akan dilaksanakan oleh UPT Balatkop PLUT bersama bidang terkait di Dinas KUKM.

Pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan berupa fasilitasi pembiayaan dan sertifikasi umur simpan produk, yang sangat penting untuk memastikan daya tahan produk dalam distribusi antarwilayah maupun ekspor.

“Pada tahap pascainkubasi ini kita akan mempertemukan UMKM dengan berbagai stakeholder, baik dalam hal pembiayaan, kemitraan, maupun peluang pasar. Mudah-mudahan program ini berjalan dengan baik dan memberi manfaat nyata bagi pelaku usaha,” tutur Muslim. (t3)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved