Selasa, 21 April 2026

Berita Pangkalpinang

Gedung Lama di SKB Pangkalpinang Dialihfungsikan Jadi BLK 

Gedung tersebut sebelumnya menjadi tempat penyelenggaraan pendidikan Paket A, B, dan C.

Editor: suhendri
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang mengalihfungsikan gedung lama di kawasan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Tua Tunu Indah, Kecamatan Gerunggang, menjadi Balai Latihan Kerja (BLK).

Gedung tersebut sebelumnya menjadi tempat penyelenggaraan pendidikan Paket A, B, dan C.

Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Masyarif mengatakan, saat baru menjabat sebagai wali kota, dirinya menemukan fakta bahwa Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang baru berdiri satu tahun dan belum memiliki BLK sama sekali. 

“Karena itu, kami meminta masukan berbagai pihak. Ternyata Kota Pangkalpinang memiliki gedung lama di kawasan SKB Tua Tunu yang sudah tidak lagi dimanfaatkan optimal. Dulu, gedung itu untuk pendidikan Paket A, B, C, tetapi sekarang peminatnya sudah sangat sedikit," kata Udin, sapaan akrab Saparudin Masyarif, Senin (24/11/2025). 

Pemerintah Kota Pangkalpinang kemudian memutuskan untuk mengalihfungsikan gedung lama tersebut menjadi BLK Kota Pangkalpinang.

Langkah awal sudah dimulai dengan menyelenggarakan pelatihan bersertifikasi nasional bekerja sama dengan BLK UPTP Belitung.

"Secara resmi (BLK Kota Pangkalpinang) memang belum diresmikan, tetapi prosesnya sudah berjalan. BLK Kota Pangkalpinang ini kami harapkan akan menjadi pusat pelatihan keterampilan baru bagi anak-anak muda. Jika ini berhasil, akan banyak tenaga kerja berkualitas lahir dari kota ini," ujar Udin.

"Hadirnya BLK diharapkan mampu menekan angka pengangguran, meningkatkan kompetensi pekerja lokal, serta mencegah warga bekerja ke luar negeri secara nonprosedural," tuturnya.

Komisi IX DPR RI menyambut baik langkah Pemerintah Kota Pangkalpinang tersebut dan mendorong agar pendirian BLK Kota Pangkalpinang dipercepat mengingat kebutuhan pelatihan tenaga kerja di daerah ini sangat mendesak.

"Sekarang ini Kota Pangkalpinang sedang mendirikan BLK sendiri. Kami berharap BLK tersebut bisa segera diaktifkan, terutama untuk pelatihan teknologi informatika, kuliner, dan fesyen. Tiga bidang ini sangat diminati anak muda dan punya peluang ekonomi besar," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, kepada wartawan usai rapat bersama pejabat strategis tingkat Kota Pangkalpinang hingga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk kalangan serikat pekerja, di Balai Betason, Ruang OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (24/11/2025).

Yahya menyebutkan, keberadaan BLK yang aktif akan membuka ruang pelatihan lebih luas bagi masyarakat.

Jika makin banyak anak muda yang mengikuti pelatihan bersertifikat, maka mereka memiliki peluang kerja di dalam negeri tanpa harus menjadi pekerja migran non-prosedural.

"Di sini ditemukan sekitar 88 warga yang bekerja ilegal di Kamboja, dan alhamdulillah sudah dipulangkan. Ini menunjukkan pentingnya pelatihan formal bagi anak muda agar mereka punya keterampilan dan tidak memilih jalur kerja ilegal," ujar Yahya. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved