Berita Bangka Tengah

Dorong Edukasi Politik Berkelanjutan, KPU Bangka Tengah Gencarkan Podcast Rabu Cerudik

KPU Kabupaten Bangka Tengah kembali menghadirkan program Poadcast Ruang Bekisah KPU (Rabu) cerita edukasi demokrasi & politik (Cerudik).

Istimewa/ KPU Bangka Tengah
RABU CERUDIK -- Foto bersama antara Komisioner divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Bangka Tengah Sabpri Aryanto bersama narasumber dan host program Rabu Cerudik yang berlangsung pada Kamis (8/1/2026) kemarin. 

KOBA, BABEL NEWS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah kembali menghadirkan program Poadcast Ruang Bekisah KPU (Rabu) cerita edukasi demokrasi & politik (Cerudik) pada Kamis (8/1). Kali ini, program Rabu Cerudik itu mengangkat tema Membangun Budaya Demokrasi di Luar Tahapan Pemilu: Peran Penyelenggara Pemilu dalam Edukasi dan Pengawasan Partisipatif.

Acara ini menghadirkan Anggota Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah Muhammad Tamimi sebagai narasumber bersama Devi Oktonia sebagai host.

Komisioner Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Bangka Tengah, Sabpri Aryanto mengatakan, melalui podcast ini pihaknya berharap masyarakat semakin memahami bahwa demokrasi tidak berhenti pada proses pemungutan suara. "Tetapi terus dijaga melalui keterlibatan aktif warga dalam kehidupan sosial-politik sehari-hari," ujar Sabpri Aryanto dalam rilis yang diterima Bangkapos.com, Jumat (9/1).

Menurutnya, podcast ini dapat diakses melalui kanal resmi KPU Bangka Tengah dan diharapkan menjadi sarana edukasi politik yang inklusif dan inspiratif bagi seluruh lapisan masyarakat. "Harapannya program ini bisa menjadi sebuah edukasi politik berkelanjutan bagi masyarakat," jelasnya.

Anggota Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah, Muhammad Tamimi juga menekankan, demokrasi bukan hanya hadir saat tahapan pemilu berlangsung, melainkan harus menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat setiap hari. "Demokrasi adalah tanggung jawab bersama. Partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan edukasi politik tetap penting meski di luar tahapan pemilu," sebut Tamimi.  

Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara KPU dan Bawaslu dalam memperkuat pendidikan politik dan mendorong pengawasan partisipatif. "Kemudian kita juga harus terus melibatkan para generasi muda sebagai motor penggerak demokrasi berkelanjutan," katanya. (*/w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved