Berita Pangkalpinang

Pedagang Keluhkan Jalan Rusak di Pasar Ratu Tunggal Pangkalpinang 

Para pedagang di Pasar Ratu Tunggal mengeluhkan kerusakan jalan di sekitar kios daging sapi dan daging ayam.

Editor: suhendri
Muhammad Veridho Putra Santos
JALAN RUSAK - Jalan rusak di sekitar kios daging sapi dan daging ayam Pasar Ratu Tunggal, Kota Pangkalpinang. Para pedagang berharap pemerintah daerah setempat segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Foto diambil belum lama ini. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Para pedagang di Pasar Ratu Tunggal (Pasar Pembangunan), Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, mengeluhkan kerusakan jalan di sekitar kios daging sapi dan daging ayam. Akses jalan tersebut dipenuhi lubang.

 “Kami sangat menyayangkan dan prihatin dengan tata ruang dan akses jalan di Pasar Daging Ratu Tunggal ini, bisa dilihat sendiri banyaknya lubang dan tidak adanya saluran air karena tidak adanya perbaikan dari tahun ke tahun,” kata salah satu pedagang bernama Peru, Senin (5/1/2026).

“Kalau kondisi pasar memprihatinkan seperti kami takutnya berdampak dengan turunnya minat masyarakat untuk berbelanja,” ujarnya.

Karena itu, Peru berharap pemerintah daerah setempat segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut.

“Saya dan masyarakat di lingkungan Pasar Daging Ratu Tunggal ini sangat-sangat berharap ke Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk segera mengelola dan memperbaiki tata ruang dan akses jalan yang rusak di pasar ini,” tuturnya.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Cun.

Ia berharap Pemerintah Kota Pangkalpinang segera menyelesaikan masalah yang ada di pasar tersebut. 

“Di mana masalah ini sebenarnya dari tahun ke tahun hingga sekarang tidak pernah selesai untuk ditangani,” kata Cun.

Menanggapi keluhan para pedagang tersebut, Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Masyarif mengatakan, pihaknya akan mengambil langkah awal untuk penanganan sementara berupa penambalan lubang-lubang di jalan di sekitar kios daging Pasar Ratu Tunggal.

Udin, sapaan akrab Saparudin Masyarif, mengakui kerusakan jalan di kawasan pasar tersebut makin parah, terutama akibat intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi itu menyebabkan sejumlah ruas jalan berlubang, tergerus air, bahkan tergenang karena belum dilengkapi saluran drainase yang memadai.

"Memang kondisi jalan di kawasan Pasar Daging Ratu Tunggal saat ini cukup memprihatinkan. Kami sudah berkoordinasi dengan dinas PUPR (pekerjaan umum dan penataan ruang) untuk mengantisipasi kerusakan yang ada dan mengambil langkah sementara dengan penambalan sementara," kata Udin kepada Bangka Pos, Kamis (8/1/2026).

"Untuk sementara ini, kami minta PUPR melakukan penambalan jalan terlebih dahulu. Ini langkah awal agar akses pedagang dan masyarakat tidak makin terganggu di sana," ujarnya.

Udin menyebutkan, Pemerintah Kota Pangkalpinang sebenarnya telah merencanakan program revitalisasi pasar secara menyeluruh.

Namun untuk saat ini, prioritas revitalisasi masih difokuskan pada kawasan Pasar Pagi.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved