Berita Kabupaten Bangka
Pemkab Bangka Susun DED Jembatan Air Abik, Pembangunan Diharapkan Mulai Awal Februari
Pemerintah Kabupaten Bangka tengah menyusun DED pembangunan jembatan permanen di Dusun Air Abik.
SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah menyusun detail engineering design (DED) atau rancangan teknik terinci pembangunan jembatan permanen di Dusun Air Abik, Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu.
Demikian disampaikan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangka, Mulyarto Kurniawan, saat ditanya Bangka Pos mengenai tindak lanjut dari Pemkab Bangka terkait ambruknya jembatan Aik Abik 3 di Dusun Air Abik beberapa waktu lalu.
"Untuk jembatan permanen, DED sedang disusun, butuh waktu 1 minggu baru bisa dirilis berapa kebutuhan anggaran karena perlu survei tiang pancang, besi, baja dan material lainnya," kata Mulyarto, Jumat (9/1/2026).
Pihaknya belum dapat menyebutkan total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun jembatan permanen tersebut,
"Anggaran kita ajukan ke TAPD (tim anggaran pemerintah daerah) tahun 2026, pelaksanaan mekanisme tender dan waktu pelaksanaan (pembangunan jembatan–red) minimal 180 hari. Kita usahakan ada dan segera ditangani," tutur Mulyarto.
Sebelumnya diberitakan, sebuah jembatan di Dusun Air Abik, Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, ambruk pada Jumat (2/1/2026).
Jembatan itu mengalami patah di salah satu ujung sisinya.
Informasi yang dihimpun Bangka Pos menyebutkan, jembatan tersebut ambruk pada sore hari ketika lokasi itu sedang diguyur hujan.
Pemerintah Kabupaten Bangka melalui dinas PUPR pun terpaksa membuat jalan darurat bagi masyarakat yang ingin melintasi jalan utama dari arah Desa Gunung Muda menuju Desa Silip, Kecamatan Riau Silip.
Pengerjaan jalan darurat ini telah dirampungkan pada Senin (5/1/2026).
"Dari target satu minggu yang diperintahkan Bapak Bupati Bangka, berkat sinergi yang baik dengan Kades Gunung Muda, PT Gunung Pelawan Lestari, anggota DPRD Bangka dapil Belinyu dan warga desa, maka jalan darurat ini bisa diselesaikan lebih cepat pada hari ketiga sudah bisa dilewati mobil dengan beban maksimal lima ton jalan darurat bisa dilewati,” kata Mulyarto Kurniawan, Rabu (7/1/2026).
Mulyarto menyebutkan, jalan darurat tersebut sifatnya akses sementara bagi masyarakat sambari menunggu Pemkab Bangka membangun jembatan permanen.
"Kami dinas PUPR Bangka juga sedang melakukan cone penetration test atau sondir tanah secara geoteknik untuk mengukur kekuatan dan karakteristik tanah di lokasi yang akan dibangun jembatan baru. Terutama guna menentukan desain jenis fondasi yang sesuai untuk memastikan keamanan struktur jembatan yang akan dibangun nantinya," tuturnya.
Mulyarto menambahkan, DED pembangunan jembatan tersebut akan dirancang secepatnya dan pekerjaan pembangunan jembatan diharapkan sudah bisa dimulai pada awal Februari, dengan estimasi penyelesaian minimal 180 hari kerja.
Adapun anggaran pembangunan jembatan direncanakan menggunakan APBD melalui mekanisme pergeseran anggaran sesuai dengan peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum (PU) terkait penanganan infrastruktur vital yang bersifat mendesak atau darurat. (v1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20260106_jalan-darurat.jpg)