Rabu, 22 April 2026

Berita Bangka Tengah

2025, Dinkes Bangka Tengah Deteksi 311 Kasus DBD

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah terus memperkuat skrining kesehatan terkait gejala penyakit demam berdarah dengue (DBD) di tengah masyarakat.

Bangka Pos
Grafis DBD di Bangka Belitung 

KOBA, BABEL NEWS - Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah terus memperkuat skrining kesehatan terkait gejala penyakit demam berdarah dengue (DBD) di tengah masyarakat. Penerapan skrining yang lebih ketat tersebut menjadi salah satu langkah deteksi dini pencegahan DBD.

"Terkait DBD untuk di tahun 2025 kita ada peningkatan skrining. Kita dibantu juga dari pemerintah pusat, maka angka kita temukan cukup tinggi," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Zaitun, Senin (19/1).

Zaitun menjelaskan, dengan adanya deteksi dini tersebut diharapkan bisa menurunkan angka kematian akibat penyakit yang disebarkan oleh nyamuk aides aegypti tersebut. "Karena skrining lebih ketat tadi untuk kasus DBD tahun 2025 kita temukan 311 kasus. Mungkin kalau dilihat cukup tinggi, tapi deteksi itu kita bisa melakukan penanganan yang lebih tepat," tambahnya.

Menurutnya, dari keseluruhan hasil skrining yang ditemukan itu tersebar hampir merata di enam kecamatan wilayah Bangka Tengah. "Tapi memang konsentrasi tertinggi berada di wilayah Koba dan Sungaiselan," jelasnya.

Sebagai upaya pencegahan, Dinas Kesehatan Bangka Tengah terus mengintensifkan penerapan 3M, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang tempat penampungan air serta barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. "Upaya pencegahan DBD kita maksimalkan melalui 3M. Perilaku hidup bersih dan sehat harus terus kita perkuat di masyarakat," kata Zaitun(w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved