Berita Bangka Barat
Markus Kagumi Penampilan Seruni Art Festival
Acara Seruni Art Festival menampilkan lima karya koreografer muda Yayasan Seruni serta penampilan grup band genre asal Kota Mentok.
MENTOK, BABEL NEWS - Sorotan cahaya panggung berpadu dengan alunan musik mengiringi gerak gemulai para penari di Gedung Majapahit Wisma Unmet Mentok pada Jumat (6/2) malam. Sejumlah penonton tampak terpukau menyaksikan pertunjukan seni tersebut.
Kegiatan itu, merupakan acara Seruni Art Festival, menampilkan lima karya koreografer muda Yayasan Seruni serta penampilan grup band genre asal Kota Mentok.
Bupati Bangka Barat, Markus mengaku kagum dengan penampilan yang ditampilkan Yayasan Seruni. Ia berharap, karya seni tersebut juga bisa tampil pada perayaan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Bangka Barat mendatang.
"Saya lihat tadi penampilan Seruni luar biasa. Mudah-mudahan Yayasan Seruni juga bisa tampil di acara HUT Bangka Barat. Tidak lama lagi, 24 Mei kita merayakan HUT Kabupaten Bangka Barat," kata Markus.
Markus juga memaparkan sejumlah rencana pembangunan yang akan mengubah wajah Kota Mentok pada tahun 2026. "Tahun ini, kalau tidak ada aral melintang, Kota Mentok akan banyak mengalami perubahan. Klaster Eropa akan segera dibangun di Kota Mentok dengan anggaran sekitar Rp25 miliar. Ke depan, ini diharapkan menjadi tempat bermain sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat Bangka Barat, khususnya Mentok," ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat juga merencanakan pembangunan ruang terbuka dan tempat bermain di depan kantor bupati dengan luas sekitar 1,2 hektare. "Harapan saya, ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata Bangka Barat. Masyarakat bisa bermain dan menikmati ruang terbuka di depan halaman kantor bupati," jelasnya.
Markus juga berencana berkoordinasi dengan PT Timah terkait pengembangan kawasan di eks lapangan golf. "Tahun ini, bila semua terbangun, saya yakin dan percaya Kota Mentok akan jauh berbeda dari sekarang-lebih baik dan lebih bagus," harapnya.
Ia pun mengajak masyarakat Bangka Barat, khususnya warga Mentok, untuk mendukung program pembangunan tersebut. "Oleh sebab itu, saya sangat mengharapkan dukungan masyarakat Bangka Barat, khususnya Kota Mentok. Untuk membantu dan mendoakan agar pembangunan lima tahun ke depan ini berjalan sukses," kata Markus.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Markus juga menegaskan keinginannya, menjadikan Mentok sebagai kota pusaka berbasis sejarah dan budaya. "Kota Mentok akan kita dorong menjadi kota pusaka, kota cagar budaya, dan wisata sejarah. Kita memiliki beberapa cagar budaya nasional, dan saat ini sedang kita usulkan lagi beberapa lainnya," tegasnya.
Menurut Markus, kekayaan sejarah menjadi kekuatan utama Bangka Barat dibanding daerah lain di Provinsi Bangka Belitung. "Kalau pantai mungkin banyak, tapi cagar budaya di Pulau Bangka ini setahu saya paling banyak ada di Bangka Barat, khususnya di Kota Mentok. Inilah yang menjadi fokus kita. Saya ingin Bangka Barat semakin dikenal di kancah internasional," pungkasnya. (riu)
| Keberadaan Kamaludin Masih Misterius, Tim SAR Kembali Sisir Kawasan Desa Tugang Bangka Barat |
|
|---|
| 52 Warga Kecamatan Mentok Bangka Barat Terima Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Gratis |
|
|---|
| Istirahat dari Aktivitas Politik, Ketua DPC PPP Bangka Barat Pilih Mundur dari Jabatan |
|
|---|
| Bahas Permasalahan Harga TBS Anjlok di Bangka Barat, Markus Bakal Panggil Perwakilan Pabrik Sawit |
|
|---|
| Ruang Kerja Sama Konsultasi Hukum, Polres dan DPRD Bangka Barat Tandatangani Nota Kesepahaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260207-Seruni-Art-Festival-Mentok.jpg)