Berita Bangka Barat
Keluarga Korban Perang Dunia II Kunjungi Mentok
Keluarga korban Perang Dunia (PD) ke II yang berasal dari Australia kembali mengunjungi Pantai Tanjungkalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
MENTOK, BABEL NEWS - Keluarga korban Perang Dunia (PD) ke II yang berasal dari Australia kembali mengunjungi Pantai Tanjungkalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat, pada Senin (16/2) siang. Kedatangan mereka memperingati tragedi kemanusian, insiden Perang Dunia (PD) ke II yang menewaskan 50 tentara Inggris dan 22 perawat Australia yang dipusatkan di Pantai Radji Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
Mereka melaksanakan upacara ibadah atau ritual peringatan korban Perang Dunia ke II di Pantai Radji dan Pantai Tanjungkalian Mentok. Sejumlah keluarga meletakkan karangan bunga di monumen yang dibangun di bibir pantai Tanjungkalian Mentok.
Di depan gedung Mercusuar Tanjungkalian, berdiri monumen penghargaan dari pemerintah Australia kepada perawatnya, menjadi korban pembunuhan Jepang pada Februari 1942.
"Mereka hadir di sini memperingati tragedi PD II bahwa perawat mereka menjadi korban, salah satu mereka melakukan ibadah dan berdoa di sini," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat, Fachriansyah.
Ia mengatakan, sebelumnya para tamu juga telah mendapatkan jamuan makan malam, bersama Bupati Bangka Barat Markus serta melakukan agenda lainnya. "Jadi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kunjungan Kedutaan Besar Australia bersama keluarga korban Perang Dunia II ," jelasnya.
Ia menambahkan, rombongan selanjutnya akan mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah di Mentok. Seperti Museum Perdamaian, Tugu Peringatan Perang Dunia II Tanjungkalian, beribadah di Pantai Radji, serta beberapa lokasi lainnya.
Sebelumnya, Bupati Bangka Barat Markus, telah menyambut kedatangan Kedubes Dan Keluarga Korban PD II dari Australia dengan menggelar jamuan makan malam di Aula Rumah Dinas Bupati Bangka Barat, Minggu (15/2) malam. "Salah satu tamu menyampaikan, mereka sangat happy atas jamuan bupati beserta jajaran, mereka sangat terkesima atas sambutan yang telah kita berikan," kata Markus.
Markus meminta para tamu yang hadir dapat mengajak keluarga maupun kolega mereka untuk berkunjung kembali dan membantu mempromosikan pariwisata Bangka Barat. "Mereka bisa menyampaikan kepada keluarga, teman, dan semua yang ada di tempat mereka untuk ikut mempromosikan pariwisata yang ada di Kota Mentok," ujarnya.
Markus juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah memanfaatkan momentum kunjungan Kedutaan Besar Australia dan keluarga korban Perang Dunia II untuk memperkenalkan kearifan lokal serta berbagai potensi daerah. "Kita berharap momen seperti ini dapat dimanfaatkan untuk kemajuan Bangka Barat," jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh dinas terkait telah memiliki tugas memperkenalkan potensi dan kearifan lokal, mulai dari budaya, sejarah hingga produk UMKM. (riu)
| Personel Polres Bangka Barat Dapat Pembinaan Rohani dan Mental |
|
|---|
| Teh Tayu Jebus Dapat Sertifikat Indikasi Geografis |
|
|---|
| Itwasda Polda Babel Audit Kinerja Polres Bangka Barat |
|
|---|
| Desa Simpang Yul Alami Sinyal Internet dan Telepon Lemah, Warga Terpaksa Berpindah Desa |
|
|---|
| Angin Kencang Rusak Atap 27 Rumah di Parittiga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260216perang-dunia.jpg)