Senin, 8 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Terus Gencarkan Gerakan Pangan Murah, Tahun Ini Sudah 6 Kali

Sepanjang tahun 2026, Pemerintah Kota Pangkalpinang tercatat telah enam kali melaksanakan GPM di berbagai lokasi

Tayang:
Editor: suhendri
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
BELANJA BAHAN PANGAN - Warga berbelanja bahan pangan dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) Kerito Surong Ketapang yang digelar Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaper) Kota Pangkalpinang di halaman Masjid Agung Kubah Timah, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (11/3/2026). Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dispaper terus menggencarkan GPM sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaper) terus menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pangan, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau. 

Sepanjang tahun 2026, Pemerintah Kota Pangkalpinang tercatat telah enam kali melaksanakan GPM di berbagai lokasi di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Gerakan Pangan Murah keenam digelar di halaman Masjid Agung Kubah Timah, Jalan Jenderal Sudirman, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (11/3/2026).

"Secara keseluruhan kita sudah melaksanakan enam kali GPM sepanjang tahun 2026. Tiga kegiatan kita laksanakan secara mandiri, kemudian dua kegiatan lainnya bekerja sama dengan Bank Indonesia, dan kegiatan hari ini menjadi yang keenam," kata Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispaper Kota Pangkalpinang Yiyi Zilaida Dwitri kepada Bangka Pos.

Menurut Yiyi, pelaksanaan GPM merupakan salah satu program strategis untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Selain itu, menjadi salah satu langkah dalam mengendalikan inflasi daerah, terutama pada momen-momen tertentu ketika permintaan masyarakat meningkat.

"Memang GPM ini sengaja kita laksanakan sebagai program untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah," ujar Yiyi.

Lebih lanjut, Yiyi mengatakan, GPM tidak hanya digelar menjelang Idulfitri, tetapi juga dilaksanakan pada berbagai momentum penting lainnya sepanjang tahun.

Di antaranya peringatan Hari Pangan Sedunia, periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), dan menjelang bulan Ramadan.

Sementara itu, khusus menjelang Idulfitri tahun ini, Dispaper Kota Pangkalpinang hanya menggelar satu kali GPM yang dipusatkan di halaman Masjid Agung Kubah Timah, hari ini.

Menurut Yiyi, keterbatasan waktu serta aktivitas para vendor yang mulai fokus berjualan di pasar menjadi salah satu pertimbangan pelaksanaan GPM menjelang Lebaran 2026 hanya dilakukan satu kali.

"Kita hanya melaksanakan satu kali menjelang Idulfitri karena keterbatasan waktu dan para vendor juga sudah fokus berjualan di pasar atau di tempat masing-masing," ujarnya.

Meski demikian, pihaknya berharap pelaksanaan GPM tersebut tetap dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Pangkalpinang.

"Walaupun hanya satu kali, kita berharap kegiatan ini bisa maksimal membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran dengan harga yang lebih terjangkau," tutur Yiyi. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved