Berita Pangkalpinang
Pemkot Pangkalpinang Terus Gencarkan Gerakan Pangan Murah, Tahun Ini Sudah 6 Kali
Sepanjang tahun 2026, Pemerintah Kota Pangkalpinang tercatat telah enam kali melaksanakan GPM di berbagai lokasi
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaper) terus menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pangan, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Sepanjang tahun 2026, Pemerintah Kota Pangkalpinang tercatat telah enam kali melaksanakan GPM di berbagai lokasi di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Gerakan Pangan Murah keenam digelar di halaman Masjid Agung Kubah Timah, Jalan Jenderal Sudirman, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (11/3/2026).
"Secara keseluruhan kita sudah melaksanakan enam kali GPM sepanjang tahun 2026. Tiga kegiatan kita laksanakan secara mandiri, kemudian dua kegiatan lainnya bekerja sama dengan Bank Indonesia, dan kegiatan hari ini menjadi yang keenam," kata Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispaper Kota Pangkalpinang Yiyi Zilaida Dwitri kepada Bangka Pos.
Menurut Yiyi, pelaksanaan GPM merupakan salah satu program strategis untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
Selain itu, menjadi salah satu langkah dalam mengendalikan inflasi daerah, terutama pada momen-momen tertentu ketika permintaan masyarakat meningkat.
"Memang GPM ini sengaja kita laksanakan sebagai program untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah," ujar Yiyi.
Lebih lanjut, Yiyi mengatakan, GPM tidak hanya digelar menjelang Idulfitri, tetapi juga dilaksanakan pada berbagai momentum penting lainnya sepanjang tahun.
Di antaranya peringatan Hari Pangan Sedunia, periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), dan menjelang bulan Ramadan.
Sementara itu, khusus menjelang Idulfitri tahun ini, Dispaper Kota Pangkalpinang hanya menggelar satu kali GPM yang dipusatkan di halaman Masjid Agung Kubah Timah, hari ini.
Menurut Yiyi, keterbatasan waktu serta aktivitas para vendor yang mulai fokus berjualan di pasar menjadi salah satu pertimbangan pelaksanaan GPM menjelang Lebaran 2026 hanya dilakukan satu kali.
"Kita hanya melaksanakan satu kali menjelang Idulfitri karena keterbatasan waktu dan para vendor juga sudah fokus berjualan di pasar atau di tempat masing-masing," ujarnya.
Meski demikian, pihaknya berharap pelaksanaan GPM tersebut tetap dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Pangkalpinang.
"Walaupun hanya satu kali, kita berharap kegiatan ini bisa maksimal membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran dengan harga yang lebih terjangkau," tutur Yiyi. (t2)
| Pembangunan Gedung Sekolah Yayasan YPAC Pangkalpinang Dimulai |
|
|---|
| Pemprov Bangka Belitung Ajak Para Pihak Awasi SPMB |
|
|---|
| Dokter Ratna Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara |
|
|---|
| Enam Bulan Tercatat 32 Kasus, Pangkalpinang Perkuat Upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan |
|
|---|
| 13 Warga Binaan Beragama Buddha di Lapas Narkotika Pangkalpinang Terima Remisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20260311_gerakan-pangan-murah.jpg)