Kamis, 7 Mei 2026

Berita Bangka Barat

Daging Sapi Tembus Rp160 Ribu, Pedagang Pasar Mentok Akui Pembeli Menurun Jelang Idulfitri 2026

Mendekati Idulfitri harga daging sapi mengalami kenaikan mencapai Rp150 per kg. Sementara pada hari biasa hanya Rp140 per kg. 

Tayang:
Bangkapos.com
DAGING SAPI - Pedagang daging sapi di pasar Mentok, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, terlihat sibuk memotong dan menimbang daging segar, Selasa (17/3) pagi. 

MENTOK, BABEL NEWS - Sejumlah pedagang daging sapi di pasar Mentok, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, terlihat sibuk memotong dan menimbang daging segar, Selasa (17/3) pagi. Satu di antaranya, pedagang daging sapi, Ayen yang terlihat sibuk melayani pembeli yang datang silih berganti di lapak dagangannya di Pasar Mentok.

Ia mengatakan, mendekati Idulfitri harga daging sapi mengalami kenaikan mencapai Rp150 per kg. Sementara pada hari biasa hanya Rp140 per kg. 

Namun, dirinya mengeluhkan masih sepinya pembeli, apabila dibandingkan tahun sebelumnya, menjelang Idulfitri. "Hanya saja pembeli berkurang, apabila dibanding tahun lalu, jauh menurun tahun ini," kata Ayen.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Frengki. Ia menjelaskan, harga daging sapi mengalami kenaikan dari harga Rp140 ribu per kg menjadi Rp150 ribu per kg. Sedangkan, untuk daging super mencapai Rp160 ribu. 

"Harga daging sapi tidak merata, yang super Rp160 ribu per kg, yang biasa Rp150 per kg, kondisinya tergantung barang dari seberang naik atau tidak," kata Frengki.

Frengki menambahkan, untuk kondisi pasar saat ini terbilang lumayan ramai, namun tidak seramai tahun sebelumnya. "Kondisi pasar lumayan, tetapi tidak seramai tahun kemarin," ujarnya.

Ia juga meminta agar persoalan harga, pemerintah tidak hanya dibebankan kepada pedagang, melainkan juga menekan suplai dari luar agar harga tidak terus mengalami kenaikan. "Jangan menekan ke kita masalah harga, tekan suplai dari luar, dari luar tinggi, kita harus tinggi  supaya harga tidak naik," jelasnya.

Kemungkinan naik
Harga daging ayam di Pasar Mentok, Kecamatan Mentok, turut mengalami kenaikan jelang Idulfitri tahun ini. Pedagang setempat, Acong mengakui, saat ini harga daging ayam tembus Rp40.000 per kilogram.

"Harga hari ini Rp40 ribu per kg, kemungkinan besok naik belum tahu. Tergantung broker dari Pangkalpinang, yang mengatur dari PT sana. Kalau banyak barang dikeluarkan turun. Kalau barangnya dikit pasti naik," kata Acong.

Acong mengatakan, para pedagang tak berkutik, dengan kenaikan harga karena berasal dari pemasok ayam. "Sebelumnya Rp38 ribu, sekarang sudah Rp40 ribu. Besok lagi belum tahu, ada kenaikan atau tidak. Hanya barang jangan sampai sedikit saja," jelasnya.

Ia mengharapkan, dari pemasok ayam jangan menaikan harga dan jumlah. Sehingga para pedagang di pasar tidak menaikan harga daging ayam. "Kalau bisa jangan naik, tetap seperti harga kemarin, kalau naik kami bingung juga jualnya," ujarnya. (riu)

Markus Minta Harga Barang Tetap Stabil
BUPATI Bangka Barat, Markus mengharapkan, harga barang pokok kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri terpenuhi dan harganya stabil. Hal itu ia sampaikan usai melakukan kunjungan ke Pasar Mentok, Kecamatan Mentok, Selasa (17/3).

Diakui Markus, beberapa kebutuhan pokok yakni ayam, daging sapi, cabai dan ikan mengalami kenaikan harga. "Kita berharap harga bisa stabil dan kepada pedagang kita imbau untuk tetap mematuhi harga eceran tertinggi (HET)," kata Markus.

Ia mengatakan, tidak ditemukan harga kebutuhan pokok yang naik signifikan atau melambung tinggi. Hal yang paling penting menurut dia stok serta distribusi masih aman dan lancar. "Terus cek ke lokasi ini, harapan kita, pedagang kita bisa juga mematuhi, saya katakan tadi, harga eceran tertinggi. Yang penting pasokan itu terjaga, itu yang paling penting," katanya. 

Menurutnya, stok sembilan bahan pokok pun masih cukup, hanya beras SPHP masih menunggu dari Bulog. "Karena kita tahu kan beras SPHP kan laku keras sekarang ini. Untuk minyak kita ikut HET tadi. Kita cek toko tadi ya," jelasnya. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved