Kamis, 9 April 2026

Berita Bangka

153 Polisi Amankan Ceng Beng di Kabupaten Bangka

Kepolisian Resor Bangka mengerahkan 153 personel untuk menjamin keamanan dan kenyamanan warga yang sedang melaksanakan puncak tradisi Ceng Beng.

Dokumentasi
PENGAMANAN CENG BENG -Personel kepolisian dari Polres Bangka saat melakukan pengamanan tradisi Ceng Beng di sejumlah titik perkuburan umat Tionghoa di Kabupaten Bangka, Minggu (5/4). 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Kepolisian Resor Bangka mengerahkan 153 personel untuk menjamin keamanan dan kenyamanan warga yang sedang melaksanakan puncak tradisi Ceng Beng di berbagai titik pemakaman umat Tionghoa di Kabupaten Bangka pada Minggu (5/4). Pengerahan pasukan ini merupakan langkah nyata Polri untuk mengawal kerukunan beragama serta memastikan stabilitas kamtibmas tetap terjaga selama ritual tahunan tersebut berlangsung.

Beberapa lokasi pemakaman yang menjadi pusat perhatian mendapatkan pengamanan ketat dari pimpinan tertinggi Polres Bangka. Di Perkuburan Kemujan, Sungailiat, Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra turun langsung memimpin personel didampingi jajaran pejabat utama.

Sementara itu, di wilayah lain seperti Perkuburan Damai Sentosa, Desa Merawang, pengamanan dipimpin oleh Wakapolres Bangka, Kompol Yosyua Surya Admaja guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan ketertiban di area sekitar.

Kapolres Bangka, AKBP Deddy Dwitiya Putra menegaskan, kehadiran polisi di tengah kerumunan warga bukan sekadar prosedur rutin, melainkan upaya memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang sedang berziarah. "Kami berharap umat Tionghoa dapat menjalankan tradisi Ceng Beng dengan khidmat dan lancar tanpa adanya gangguan keamanan sekecil apa pun," kata Deddy Dwitiya Putra.

Selain melakukan penjagaan fisik, Polres Bangka turut mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga ketertiban, terutama di jalur akses pemakaman yang cenderung padat. "Kami juga mengajak masyarakat untuk terus memupuk sikap saling menghormati dan bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang damai demi keharmonisan di Bumi Bangka," ujarnya.

Dengan pengawalan yang humanis, momentum Ceng Beng 2026 diharapkan menjadi simbol kerukunan yang kuat di Kabupaten Bangka. "Kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, saling menghormati, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan damai selama kegiatan berlangsung," jelasnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved