Kamis, 9 April 2026

Berita Pangkalpinang

BPBD Pangkalpinang Antisipasi Dampak El Nino, TRC Siaga 24 Jam 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pangkalpinang juga telah menyiagakan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) selama 24 jam

Editor: suhendri
IST/Dedy Revandi
PENYALURAN AIR BERSIH - Tim BPBD Kota Pangkalpinang menyalurkan air bersih kepada warga di Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang, Sabtu (24/8/2024). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang belum menemukan dampak fenomena El Nino di wilayah Pangkalpinang sepanjang 2026.

Kondisi di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dinilai masih relatif aman dari ancaman kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang umumnya dipicu oleh fenomena El Nino.        

"Untuk tahun ini belum ada dampak di Pangkalpinang. Memang sempat ada laporan kebakaran, namun lokasinya berada di wilayah Lintas Timur, Kabupaten Bangka, arah pesisir pantai," kata Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Kedaruratan BPBD Kota Pangkalpinang Nur Ikhsan kepada Bangka Pos, Rabu (8/4/2026).

Nur Ikhsan menambahkan, secara administratif wilayah Lintas Timur masuk dalam Kabupaten Bangka sehingga penanganan utama karhutla berada di bawah kewenangan pemerintah daerah setempat dengan koordinasi bersama pemerintah provinsi.

Meski demikian, BPBD Kota Pangkalpinang tetap siaga dan membuka kemungkinan dukungan lintas wilayah apabila dibutuhkan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pangkalpinang juga telah menyiagakan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) selama 24 jam sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi dampak El Nino.

"Jika diperlukan bantuan, kami siap turun dan berkoordinasi, termasuk dengan Damkar (Pemadam Kebakaran) Kota Pangkalpinang," ujar Nur Ikhsan.

Saat ini, dukungan yang diberikan BPBD Kota Pangkalpinang lebih difokuskan pada penyediaan suplai air guna membantu memadamkan karhutla.

Hal ini dilakukan mengingat mereka belum memiliki unit pemadam kebakaran maupun sumber daya manusia khusus untuk penanganan karhutla.

"Kami mendukung dari sisi penyediaan air untuk penyemprotan. Untuk pemadaman, kami berkoordinasi dengan Damkar Pangkalpinang karena kami belum memiliki unit dan SDM khusus," kata Nur Ikhsan.

Lebih lanjut, Nur Ikhsan menyebutkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi, terutama menjelang musim kemarau, guna mengantisipasi potensi dampak El Nino yang dapat meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved