Minggu, 12 April 2026

Berita Bangka Selatan

TNI Dorong Percepatan Olah Lahan di Bangka Selatan

Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan hingga ke tingkat desa, melalui pendampingan langsung oleh aparat teritorial di lapangan.

Dokumentasi
PENDAMPINGAN -Sejumlah prajurit dari Kodim 0432/Bangka Selatan ketika melakukan pendampingan kepada para petani di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, Jumat (10/4). Pendampingan dilakukan dalam mempercepat proses tanam padi. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan hingga ke tingkat desa, melalui pendampingan langsung oleh aparat teritorial di lapangan. Di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan, Babinsa turun langsung membantu petani dalam pengolahan lahan sawah. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang rutin dilakukan guna mendukung program pemerintah. 

Komandan Kodim 0432/Bangka Selatan, Letkol Inf Agus Wicaksono mengakui, pendampingan Babinsa merupakan bentuk nyata keterlibatan TNI AD dalam mendukung program strategis nasional di sektor pangan. Kegiatan tersebut tidak hanya sebatas membantu secara fisik, tetapi juga memberikan motivasi kepada petani. 

Kehadiran TNI di tengah masyarakat ditargetkan mampu mendorong percepatan masa tanam sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian. "Pendampingan oleh Babinsa merupakan bagian dari peran aktif TNI AD dalam mendukung program pemerintah," ujar Agus Wicaksono, Jumat (10/4).

Menurutnya, di wilayah Sawah Barat, Desa Penutuk, Babinsa bersama para petani bahu-membahu mengolah lahan menggunakan alat pertanian berupa hand traktor. Aktivitas ini dilakukan sebagai bagian dari pembinaan teritorial untuk memastikan kesiapan lahan menghadapi musim tanam. Keterlibatan langsung di lapangan akan mempercepat proses kerja sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Meski kondisi lahan belum sepenuhnya siap untuk ditanami, diakuinya, semangat para petani tetap tinggi dalam menyongsong musim tanam. Faktor cuaca yang memasuki musim penghujan justru menjadi peluang untuk mempercepat pengolahan tanah. Kondisi ini dinilai menjadi momentum penting untuk meningkatkan hasil produksi di masa mendatang.

"Musim hujan ini sangat membantu proses pembajakan dan persiapan tanam padi," jelas Agus Wicaksono. 

Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, proses pengolahan lahan hingga masa tanam diharapkan berjalan lebih optimal. Kolaborasi ini diyakini mampu meningkatkan produksi padi sekaligus kesejahteraan petani di Bangka Selatan. "Sinergi ini menjadi kekuatan utama dalam mendukung ketahanan pangan nasional," ucapnya. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved