Berita Pangkalpinang
Pengprov Orado Babel Gelar Training of Referee 2026, Siapkan Wasit Profesional Menuju Kejurnas
Pengprov Federasi Orado Bangka Belitung menggelar kegiatan Training of Referee (ToR) atau Sertifikasi Wasit Domino tahun 2026.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Bangka Belitung menggelar kegiatan Training of Referee (ToR) atau Sertifikasi Wasit Domino tahun 2026 mulai dari 10-11 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis, dalam membangun ekosistem olahraga domino yang profesional dan berintegritas di Soll Marina Hotel.
Ketua Pengprov Orado Babel, Syahrizal Fatahillah mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan bagian penting dalam memperkuat pondasi olahraga domino di daerah. "Seiring berkembangnya olahraga domino di Babel, kebutuhan akan wasit yang kompeten, berintegritas, dan memahami aturan secara menyeluruh menjadi sangat penting," kata Syahrizal dalam rilisnya, Senin (13/4) pagi.
Ia menjelaskan, seorang wasit tidak hanya dituntut memahami teknis permainan, tetapi juga harus menjunjung tinggi sportivitas dan keadilan. Menurutnya, keputusan wasit kerap menjadi sorotan, namun hal tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab profesi.
"Kadang keputusan kita benar, tapi tetap saja dianggap salah oleh pemain. Itu sudah menjadi risiko, dan harus disikapi dengan profesional," ujarnya.
Dirinya juga menegaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) serta Kejuaraan Nasional Orado yang dijadwalkan berlangsung pada 24 April 2026 di Bogor. Ia berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius, memanfaatkan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri.
Ketua Bidang Teknik dan Wasit Pengurus Besar (PB) Orado, Isra Prasetya Idris, mengapresiasi kualitas peserta yang dinilai cepat beradaptasi dengan aturan Orado. "Peserta yang diutus dari pengcab se-Bangka Belitung menunjukkan kemampuan yang baik. Penyerapan materi cepat dan mereka mampu mengaplikasikannya," kata Isra.
Isra menilai, langkah Pengprov Orado Babel dalam menyiapkan perangkat wasit menjadi kunci penting untuk menyatukan standar aturan yang selama ini berbeda-beda di setiap daerah. "Dengan hadirnya Orado, kita ingin tidak ada lagi perbedaan aturan. Ini penting agar setiap turnamen bisa berjalan dengan standar yang sama dan profesional," jelasnya.
Kegiatan hari kedua, difokuskan pada simulasi dalam bentuk mini kompetisi yang telah memasuki babak final. Dalam simulasi tersebut, peserta menjalankan berbagai peran mulai dari wasit, atlet, hingga reviewer.
Ia juga optimistis perkembangan olahraga domino di Babel akan semakin pesat, mengingat tingginya frekuensi penyelenggaraan turnamen di daerah tersebut. Ke depan, peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan lisensi sementara sebagai wasit. Evaluasi lanjutan akan dilakukan untuk menentukan kelayakan lisensi permanen berdasarkan kinerja mereka di lapangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir wasit-wasit berkualitas yang mampu mendukung penyelenggaraan kompetisi secara profesional, sekaligus mencetak atlet-atlet domino berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional. (*/v1)
| Peresmian Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gubernur: Penguatan Identitas Bangsa |
|
|---|
| Bazar Tampilkan Karya Warga Binaan, Ada Aneka Makan Olahan hingga Tas Rajut |
|
|---|
| Harga TBS Sawit di Babel Ditetapkan Rp3.088-Rp3.783 per Kg |
|
|---|
| Disperindag Pangkalpinang Sebut Kenaikan Harga Plastik Murni Mekanisme Pasar |
|
|---|
| Pedagang dan UMKM Pangkalpinang Keluhkan Harga Plastik, Kantong Kresek Tembus Rp14.000 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Pengurus-Orado-Babel-saat-melaksanakan-training-referee.jpg)