Rabu, 22 April 2026

Berita Bangka

Polsek Merawang Imbau Siswa Sekolah Tak Ikut Balap Liar

Sebagai langkah antisipatif dan preventif, Polres Bangka melalui Polsek Merawang melakukan sosialisasi kepada para remaja di SMPN 1 Merawang.

Dokumentasi
SOSIALISASI KE PELAJAR -Anggota kepolisian dari Polsek Merawang saat memberikan sosialisasi kepada pelajar di SMPN 1 Merawang untuk tidak balap liar dan ikut-ikut geng motor, Selasa (21/4). 

MERAWANG, BABEL NEWS - Kawasan Jalan Lintas Timur, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka kerap dijadikan arena lintasan balap liar oleh remaja. Bahkan, beberapa hari lalu, kejadian balap liar itu memakan korban hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat terjatuh saat memacu kencang kendaraannya.

Sebagai langkah antisipatif dan preventif, Polres Bangka melalui Polsek Merawang melakukan sosialisasi kepada para remaja di SMPN 1 Merawang, Selasa (21/4). Anggota kepolisian dari Polsek Merawang datang mewanti-wanti siswa supaya tidak mengikuti balap liar dan ikut-ikutan geng motor.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam membangun kesadaran hukum sejak dini di lingkungan sekolah. Dalam penyampaiannya, anggota kepolisian menekankan berbagai bentuk kenakalan remaja yang kerap terjadi, seperti bullying, pergaulan negatif, hingga keterlibatan dalam geng motor dan balap liar.

Para siswa juga turut diingatkan bahwa perilaku tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat berdampak hukum. Selain itu, peran guru sangat penting sebagai pengawas dan pembimbing di lingkungan sekolah. Sinergi antara pihak sekolah dan kepolisian diharapkan mampu menekan angka kenakalan remaja.

Kapoosek Merawang, Iptu M. Ryan Nofiandy menyatakan komitmennya untuk terus berpartisipasi aktif bersama pihak sekolah dalam melakukan pembinaan terhadap para pelajar, guna mencegah terjadinya tindakan negatif seperti bullying dan aktivitas geng motor.

"Kita berkomitmennya untuk terus berpartisipasi aktif bersama pihak sekolah dalam melakukan pembinaan terhadap para pelajar, guna mencegah terjadinya tindakan negatif seperti bullying dan aktivitas geng motor," ujar Ryan Nofiandy.

Di akhir kegiatan, para siswa diimbau untuk selalu menghormati orang tua dan guru, serta menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk belajar. "Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat respon positif dari pihak sekolah maupun para siswa yang mengikuti sosialisasi tersebut," jelasnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved