Minggu, 24 Mei 2026

Berita Belitung Timur

Tim SAR Tutup Pencarian Pemancing Dendang

Operasi pencarian Haris Sukhatno (44), pemancing Kapal Feliana 01 yang hilang di perairan Selat Karimata, Kabupaten Belitung Timur resmi dihentikan.

Tayang:
Ist/Danpos SAR Belitung
PENCARIAN PEMANCING - Tim SAR gabungan, Selasa (19/5/2026) pagi, bertolak melakukan pencarian Haris Sukhatno (44), pemancing yang hilang di perairan Selat Karimata, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung. Ini merupakan pencarian hari ketiga. 

DENDANG, BABEL NEWS - Operasi pencarian Haris Sukhatno (44), pemancing Kapal Feliana 01 yang hilang di perairan Selat Karimata, Kabupaten Belitung Timur resmi dihentikan dan ditutup pada Sabtu (23/5). Keputusan ini diambil setelah tim SAR gabungan menyelesaikan seluruh agenda penyisiran hingga memasuki hari ketujuh tanpa adanya tanda-tanda keberadaan warga Desa Jangkang, Kecamatan Dendang tersebut.

Komandan Pos SAR Belitung, Indra Prasta menjelaskan, penghentian operasi ini didasarkan pada hasil evaluasi menyeluruh serta kesepakatan bersama pihak keluarga korban. "Memasuki hari ketujuh ini, kami dari Tim SAR Gabungan sudah berkoordinasi secara intensif dengan pihak keluarga. Mengingat kendala-kendala yang dihadapi di lapangan, disepakati bersama bahwa operasi pencarian ini resmi dihentikan," ujar Indra Prasta.

Indra Prasta mengatakan, upaya pencarian pada hari terakhir sebetulnya sudah diusahakan sejak pukul 07.00 WIB. Tim SAR gabungan menyisir area yang telah ditentukan dalam rencana operasi.

Hingga paruh hari sekitar pukul 13.00 WIB, penyisiran visual di atas permukaan laut terus dilakukan, tetapi hasil yang didapati petugas di lapangan tetap nihil. "Pencarian selama tujuh hari ini sudah kami laksanakan secara maksimal dengan berbagai metode untuk menemukan target di sekitar LKP," ucapnya.

Ia memaparkan hingga hari ketujuh, total akumulasi luasan wilayah laut yang telah disapu oleh tim penyelamat telah naik drastis dibandingkan hari-hari sebelumnya. Jika pada hari kelima area pencarian berada di angka 98 NM⊃2;, maka pada hari ini jangkauan operasi diperluas secara masif demi membuka segala kemungkinan.

"Metode pencarian di atas permukaan air secara visual yang sudah kami lakukan itu mencakup area seluas 639 NM⊃2; menggunakan kapal," ungkapnya.

Meski penyisiran secara berkala dan massal resmi ditutup, Indra Prasta menegaskan, jajarannya tidak akan lepas tangan begitu saja dan beralih ke prosedur pemantauan pasif. "Operasi resmi ditutup, selanjutnya kami laksanakan pemantauan. Jika ke depan ada informasi dari nelayan atau pihak manapun mengenai tanda-tanda target ditemukan, maka Operasi SAR akan langsung kami buka kembali," tegasnya.

Seperti yang diketahui, musibah ini menimpa Haris pada Minggu (17/5) subuh lalu setelah dirinya terpeleset dari buritan Kapal Feliana 01 dan hanyut terseret arus bawah air saat mengenakan jaket berwarna merah.

Adapun total kekuatan personel yang terlibat hingga penutupan operasi berjumlah 22 orang. Mereka terdiri dari unsur Pos SAR Belitung, USS Tanjungpandan, TNI AL Belitung Timur, Ditpolairud Polda Babel, BPBD Beltim, nelayan setempat, serta didampingi perwakilan keluarga korban. (z1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved