Kamis, 28 Mei 2026

Berita Bangka

Asep Setiawan Jabat Plh Sekda, Siap Selesaikan Target Capaian Pemkab Bangka

Bupati Bangka, Fery Insani menunjuk secara resmi Asep Setiawan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka, Senin (25/5).

Tayang:
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Bupati Bangka, Fery Insani. 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Bupati Bangka, Fery Insani menunjuk secara resmi Asep Setiawan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka, Senin (25/5). Diketahui sebelumnya, jabatan Pj Sekda diemban oleh Thony Marza. Sedangkan, Asep Setiawan menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Namun, Fery Insani enggan berkomentar banyak soal pergantian Pj menjadi Plh Sekda ini. "Iya kemarin (Senin, red) mulainya," kata Fery Insani saat dikonfirmasi disela-sela kegiatan penyerahan hewan kurban di Kampung Nelayan 2 Sungailiat, Selasa (26/5) sore.

Asep Setiawan turut membenarkan adanya penunjukan dirinya sebagai Plh Sekda Kabupaten Bangka. "Iya kemarin ditunjuk," ucap Asep Setiawan.

Ia menegaskan, fokus utamanya saat ini adalah menjaga keberlangsungan roda pemerintahan agar tetap berjalan dengan optimal, serta mengoordinasikan seluruh instansi terkait. "Ya, tentunya pertama adalah menjalankan roda pemerintahan dan mengakomodir semuanya sebagai koordinator agar program-program tetap berjalan," ungkapnya.

Selain menjaga ritme kerja birokrasi, Asep Setiawan juga menekankan pentingnya penyelesaian target-target capaian daerah yang telah ditetapkan. Ia menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bersinergi menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumah yang masih tertunda.

"Kita fokus pada target-target capaian yang memang harus diraih. Kemudian, pekerjaan yang belum selesai di semua OPD harus disikapi bersama dan diselesaikan. Itu saja," jelasnya.

Dirinya meyebutkan, tidak ada atensi khusus yang diberikan kepadanya dalam mengemban jabatan ini. Terkait masa jabatan, ia menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan pimpinan. "Tidak ada (atensi khusus, red). Kalau untuk masa jabatan, itu sudah ada waktunya dan nanti tergantung beliau (pimpinan) berapa bulannya," katanya.

Sebelumnya, Bupati Bangka, Fery Insani dan Wakil Bupati Bangka, Syahbudin resmi merombak jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan setingkatnya. Perombakan ini ditandai dengan pelantikan sejumlah pejabat tersebut, pada Senin (18/5) pagi. Total ada 15 pejabat eselon dan posisi strategis di tingkat dinas, badan hingga sekretariat daerah (Setda).

Hal ini tertuang dalam keputusan Bupati Bangka Nomor: 100.3.3.2/ 541 /BKPSDMD/2026 tertanggal 18 Mei 2026.  Perubahan struktural ini menyasar sejumlah nama senior guna mengoptimalkan akselerasi program kerja pembangunan daerah dan mutu pelayanan publik di Kabupaten Bangka.

Bupati Bangka, Fery Insani menegaskan pelantikan dan mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka merupakan suatu hal yang lumrah terjadi dalam organisasi pemerintahan. Menurutnya, mutasi bukanlah sesuatu yang sakral, melainkan bagian dari penyegaran dan evaluasi kinerja organisasi.

"Pelantikan ini kan hal biasa ya. Mutasi itu biasa, sebetulnya kenaikan pangkat juga mutasi. Ada yang dipromosikan, ada yang didemosikan. Jadi mutasi itu hal biasa, bukan hal yang sakral," kata Fery Insani.

Setelah melakukan evaluasi selama lebih dari enam bulan masa jabatannya sebagai Bupati Bangka, diakuinya, pemerintah daerah berupaya menempatkan para pejabat pada posisi yang paling tepat sesuai dengan kompetensi masing-masing.

Terutama, langkah ini diambil karena terdapat beberapa jabatan yang dinilai sudah terlalu lama diduduki oleh pejabat yang sama, sehingga memerlukan penyegaran. Apalagi, adanya strategi pengosongan sejumlah jabatan struktural tertentu. Kebijakan ini sengaja diambil sebagai langkah persiapan menyongsong rencana perampingan struktur organisasi pemerintahan yang akan datang.

"Ada jabatan yang akan dikosongkan ya. Karena jabatan dikosongkan itu, kita menjelang perampingan struktur. Jadi diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt), dan nanti itu akan klop ketika struktur baru (diterapkan), tidak ada yang dinonjobkan dan tidak ada yang kehilangan jabatan," tegasnya.

Dirinya berharap, proses transisi ke struktur organisasi yang baru, dapat berjalan dengan lancar tanpa merugikan karier para ASN. Menurutnya, dengan kepastian posisi tersebut, para pegawai diharapkan dapat bekerja dengan lebih fokus dan tenang.

"Saya berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan itu. Tidak ada kehilangan jabatan, mereka bisa merasa lebih tenang dalam bekerja," harapnya. (v1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved