Rabu, 10 Juni 2026

Berita Bangka Barat

Sedekah Kampung 'Panggil' Menggema di Desa Kacung

Acara Sedekah Kampung 'Panggil' menggema di Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat, Minggu (7/6).

Tayang:
Dokumentasi
SEDEKAH ADAT PANGGIL -Suasana pesta adat Sedekah Kampung 'Panggil' di Balai Adat Ketapik Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat, Minggu (7/6). 

KELAPA, BABEL NEWS - Acara Sedekah Kampung 'Panggil' menggema di Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat, Minggu (7/6). Tabuh suara gendang mengiringi pertunjukan seni dan aksi bela diri oleh seniman lokal setempat.  

Alunan musik melayu turut menyambut para tamu undangan yang hadir di Balai Adat Desa Kacung. Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan unsur forkopimda Kabupaten Bangka Barat turut menghadiri dan bersuka cita dalam pesta adat yang dilaksanakan rutin setiap tahun tersebut.

"Kegiatan ini merupakan warisan leluhur masyarakat adat Ketapik yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya pada bulan Zulhijah, tepatnya setelah hari raya Iduladha," kata Bupati Barat, Markus.

Adapun makna dari Sedekah Kampung 'Panggil' tersebut bermakna bahwa masyarakat Desa Kacung memanggil sanak saudara, teman, kerabat dan handai taulan untuk beramai-ramai datang ke desa menghadiri acara adat tersebut.

Inti dari acara tersebut yakni berupa tradisi arak-arakan bagi anak-anak yang menamatkan bacaan Al-Qur'an yang kemudian ditutup dengan khataman Al-Qur'an di Masjid. Pada malam sebelumnya, diadakan acara Ngasoh Kembang yang dimeriahkan oleh rebana, marawis, barzanji, dan semarangan di Balai Adat Masyarakat Ketapik. Acara tersebut bertujuan untuk menggembirakan hati anak-anak yang mengkhatamkan Al-Qur'an.  

"Event adat Panggil ini merupakan aset budaya daerah Bangka Barat yang harus dilestarikan karena merupakan salah satu wisata budaya di Kabupaten Bangka Barat," ungkap Markus.

Menurutnya, pemerintah daerah sangat mendukung acara adat tersebut dengan memasukkannya sebagai adat istiadat pada objek pemajuan kebudayaan di Kabupaten Bangka Barat. Dengan adanya dukungan ini, dirinya berharap Desa Kacung dapat meningkatkan potensi lainnya dalam pokok pikiran kebudayaan daerah.

"Sebagai bentuk dukungan nyata, pada tahun 2026 ini, pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata memberikan fasilitasi anggaran sebesar Rp40 juta guna mendukung kesuksesan acara ini," tegasnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved