Rabu, 17 Juni 2026

Berita Belitung Timur

Gubernur Babel Minta Rombak Menu MBG di Beltim, Hidayat: Jangan Asal Goreng

Kunjungan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani ke SMA negeri di wilayah Belitung Timur diwarnai aksi inspeksi mendadak (sidak).

Tayang:
posbelitung.co
TINJAU MBG -Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani saat memeriksa langsung komposisi menu program makan bergizi gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Damar, Belitung Timur, Senin (15/6). 

DAMAR, BABEL NEWS - Kunjungan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani ke SMA negeri di wilayah Belitung Timur diwarnai aksi inspeksi mendadak (sidak). Langkah ini sekaligus memastikan pelaksanaan program nasional berjalan optimal di tingkat daerah, terutama yang berkaitan langsung pada pemenuhan gizi generasi muda. 

Saat melintasi koridor di SMA Negeri 1 Damar, Senin (15/6) langkah kaki Hidayat Arsani sempat terhenti karena melihat sajian makanan untuk program makan bergizi gratis (MBG). Dirinya langsung menghampiri meja dan memeriksa satu per satu komposisi menu yang disediakan. 

Hidayat Arsani menemukan lauk yang dinilainya jauh dari standar. Ia melayangkan teguran keras kepada perwakilan penyedia makanan agar segera merombak sajian. "Tolong makanannya diubah, ya. Memang sih sudah ada ayam, tapi ayam jangan asal goreng, bikinin bumbu. Sayurnya juga kurang memadai," ujar Hidayat Arsani.

Hidayat Arsani mengatakan, program ini merupakan amanat langsung dari Presiden RI yang dirancang dengan misi mulia, yakni memperbaiki kualitas gizi anak-anak sekolah. "Ini Pak Presiden menginstruksikan seluruh rakyat Indonesia untuk makan bergizi gratis. Kasihan Pak Presiden. Program Pak Presiden ini bertujuan mulia," ucapnya. 

Hidayat Arsani juga memberikan peringatan kepada pengelola atau penyedia agar tidak semata-mata mencari keuntungan tanpa memikirkan hak anak sekolah. "Ya, yayasan jangan terlalu ambil untung. Ini kan enggak sesuai begini. Memang gubernur tidak bisa nutup, tapi gubernur bisa mengusulkan untuk ditutupkan," ungkapnya. 

Hidayat Arsani pun meminta pihak sekolah untuk aktif melapor kepadanya jika kejadian serupa terulang. Ia tidak ingin niat baik pemerintah pusat dicoreng oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. "Nah, tolong ini kepada para pihak sekolah juga. Lapor sama saya kalau masih ada kejadian serupa," ungkapnya. 

Hidayat Arsani kembali mengingatkan program pemenuhan gizi gratis ini sejatinya bernilai ibadah, sehingga kelalaian dalam penanganannya tidak bisa disepelekan. "Saya bilang lagi kalau mau kerja ini, jangan ngejar untung terlalu banyak. Bisa dosa besar kalau kita salah atau menyimpang ini," katanya. 

Pihaknya memastikan, bersama instansi terkait akan memperketat pengawasan pasokan makanan MBG di seluruh kabupaten/kota. Dirinya takkan segan membawa perkara ini ke ranah hukum jika ditemukan ketidaksesuaian. 

"Arahan Pak Presiden, Bangka Belitung akan diawasi semuanya. Kalau enggak cocok, kita proses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya. (z1)

Sesuai Juknis Pusat
SATUAN Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur menyatakan kesiapannya untuk mengawal jalannya program makan bergizi gratis (MBG). Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala SPPG Damar, Hendrio Wijaya. 

Dirinya menyikapi perhatian khusus yang diberikan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani terhadap pemenuhan nutrisi para pelajar di Belitung Timur. Hendrio mengapresiasi setinggi-tingginya dukungan yang ditunjukkan oleh Gubernur Hidayat Arsani selama memantau program nasional tersebut ke sekolah yang dikunjungi. "Kami sangat berterima kasih atas atensi Bapak Gubernur terhadap program makan bergizi gratis ini," ujar Hendrio, Senin (15/6).

Hendrio mengatakan keterlibatan aktif dari gubernur beserta jajaran menjadi sinyal positif bahwa pemerintah provinsi maupun daerah menaruh perhatian yang sangat besar terhadap program pemerintah pusat. "Hal ini membuktikan bahwa pemerintah daerah sangat fokus dan memiliki andil besar dalam mendukung keberhasilan program Presiden," katanya. 

Terkait kelayakan sajian, Hendrio menjelaskan, operasional setiap unit SPPG selalu berpegang teguh pada regulasi yang telah dirumuskan oleh pusat guna menghadirkan makanan yang bermutu tinggi. "Kami menegaskan bahwa setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menghadirkan dan menyajikan makanan yang layak sesuai dengan petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional," ungkapnya. 

Hendrio mengungkapkan porsi yang dibagikan tidak dibuat secara asal-asalan, melainkan mengacu pada perhitungan yang matang agar kebutuhan gizi para penerima manfaat dapat terpenuhi secara optimal. "Setiap menu MBG dirancang secara terukur dengan memperhatikan keseimbangan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral," katanya. 

Hendrio menerangkan, standar Angka Kebutuhan Gizi (AKG) dan batas anggaran biaya pangan (food cost) sebesar Rp8 ribu untuk porsi kecil serta Rp10 ribu untuk porsi besar menjadi acuan agar program ini tepat sasaran bagi seluruh kelompok penerima, mulai dari pelajar hingga ibu hamil.

Selain itu, Hendrio juga mengatakan penyusunan menu MBG turut mempertimbangkan ketersediaan bahan pangan lokal tanpa mengurangi nutrisi yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan program tetap adaptif terhadap kondisi daerah. 

"Penyusunan menu tentunya juga mempertimbangkan ketersediaan bahan lokal, tapi tetap bernutrisi. Hal ini dalam rangka mendukung penguatan ketahanan pangan di Belitung Timur," pungkasnya. (z1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
VS
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved