Jumat, 1 Mei 2026

Bibi Sempat Memohon tapi Ponakan Tidak Menghiraukan, Sang Paman Akhirnya Tewas

Seorang pemuda di Kertapati Palembang secara membabi buta menusuk tubuh pamannya hingga tewas di lokasi kejadian.

Tayang:
Editor: Fitriadi
Bangkapos.com
Ilustrasi ponakan tusuk paman hingga tewas. 

Lalu adegan terakhir 14, warga mengangkat jasad korban yang kemudian jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk divisum.

"Rekonstruksi yang kita gelar ini untuk melengkapi berkas untuk dilimpahkan ke kejaksaan, apalagi untuk mengetahui secara detail kejadian tersebut," lanjut Suryadi.

Dari pantauan rekontruksi, pelaku Heriyadi yang keseharianya sebagai buruh serabutan tersebut hanya terdiam dan tidak banyak bersuara baik dalam rekonstruksi maupun usai rekonstruksi.

Korban Dibunuh Usai Salat Magrib

Junaidi alias Daeng (66) tewas di tangan keponakannya sendiri yakni Heriyadi (35) tahun.

Daeng warga Jalan Kemas Rindo Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan meregang setelah ditikam.

Pelaku diduga melakukan aksi tersebut dalam pengaruh minuman keras.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi di rumah korban.

Berawal saat korban selesai melaksanakan salat maghrib.

Lalu datang pelaku tanpa mengetuk pintu dan masuk ke rumah korban.

Kemudian, diduga pengaruh minuman miras pelaku langsung menusuk korban dengan cara membabi buta.

Pelaku menikam korban dengan senjata tajam jenis pisau.

Petugas Reskrim Polsek Kertapati, Palembang, saat melakukan olah TKP di lokasi penusukan korban Junaidi hingga meninggal dunia, Selasa (7/7/2020) (Dokumen Polsek Kertapati)
Petugas Reskrim Polsek Kertapati, Palembang, saat melakukan olah TKP di lokasi penusukan korban Junaidi hingga meninggal dunia, Selasa (7/7/2020) (Dokumen Polsek Kertapati) 

Sontak mendengar suara gaduh, membuat Hartati (50), saksi yang merupakan istri korban pun langsung mendekati korban.

Sedang pelaku usai melakukan aksi penusukan tersebut, langsung melarikan diri.

" Saya terkejut ada suara gaduh. Lalu saya lihat, ketika saya lihat suami saya sudah bersimbah darah, saya panik dan langsung berteriak minta tolong. Sedang pelaku langsung kabur," ungkap Hartati singkat.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved