Breaking News:

Rumah Kos Berkedok Salon, Muncikari Wanita Ditangkap Polisi, Terlibat Prostitusi Anak Dibawah Umur

BY menjadikan rumah kos berkedok salon itu sebagai tempat mangkal anak di bawah umur yang akan dijual ke pria hidung belang.

SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Muncikari prostitusi berinisial BY digiring ke sel Polres Blitar Kota, Rabu (7/4/2021). 

BABELNEWS.ID-- Sejumlah anak di bawah umur diduga di jual oleh seorang muncikari di Blitar.

Seorang muncikari berinisial BY (40) berhasil ditangkap polisi karena terlibat kasus prostitusi online.

Wanita ini ditangkap di rumah kos di wilayah Sananwetan, Kota Blitar.

BY menjadikan rumah kos berkedok salon itu sebagai tempat mangkal anak di bawah umur yang akan dijual ke pria hidung belang.

Polisi menemukan enam anak di bawah umur rata-rata pelajar yang dijadikan pekerja seks komersial (PSK) oleh BY.

Baca juga: Transaksi Narkoba Lewat Jasa Pengiriman Barang, Bea Cukai Bogor : Ada 26 Kasus Ditemukan Via Online

Baca juga: Tiga Klub di Grup C Rebut Tiket 8 Besar, Persebaya Masih Unggul di Posisi Puncak

Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan kasus prostitusi online anak di bawah umur terbongkar berkat informasi dari masyarakat.

"Lalu dilakukan penyelidikan dan penangkapan di lokasi," kata Yudhi kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (7/4/2021).

Polisi menemukan sepasang pria dan perempuan, empat anak perempuan, dan muncikari di tempat penangkapan.

"Rata-rata korban masih berstatus pelajar," ujar Yudhi.

Yudhi memperkirakan masih ada anak perempuan lagi yang dijual oleh BY ke pria hidung belang.

"Tidak menutup kemungkinan jumlah anak di bawah umur yang dijual pelaku bertambah. Kami terus dalami. Pelaku menjual anak di bawah umur lewat WhatsApp," katanya.(*/Samsul Hadi)

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Polisi Bongkar Protitusi Online Libatkan Cewek Cilik di Blitar, Modus Rumas Kos, 

Editor: Agus Nuryadhyn
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved