Selasa, 14 April 2026

Polisi Tangkap Operator Tabungan Paket Lebaran, Diduga Gelapkan Uang Nasabah Hampir Rp 1 Miliar

Operator tabungan paket lebaran di Bekasi berinisial HH, ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penggelapan uang nasabah

Editor: Agus Nuryadhyn
ISTIMEWA
Sejumlah nasabah mendatangi rumah HH, tersangka dugaan penipuan tabungan paket lebaran di Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. 

BABELNEWS.ID-- Nasabah mengeruduk rumah operator tabungan paket lebaran di Bekasi. 

Aksi dugaan penipuan dilakukan operator tabungan paket lebaran berinisial HH di Bekasi, uang ratusan juta milik nasabahnya tak kunjung cair hingga mengundang kemarahan.

Operator tabungan paket lebaran di Bekasi berinisial HH, ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penggelapan uang nasabah.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, tersangka sudah diamankan dan ditahan.

"Sudah diamankan untuk tersangka (HH), tapi kami masih akan terus dalami sementara indikasinya ke penipuan dan penggelapan," kata Erna, Minggu (9/5/2021).

- Bikin Laporan Palsu Kehilangan

Erna menjelaskan, awalnya pelaku melaporkan kejadian kehilangan uang sebesar Rp950.750.000 ke Polres Metro Bekasi Kota.

Laporan tersebut lanjut dia, dilayangkan HH pada, Selasa (4/5/2021), nomor LP/1208/K/V/2021/SPKT/Restro Bekasi Kota pukul 19.37 WIB.

"Jadi perkara yang dilaporkan terkait kehilangan, HH ini melapor kalau dia baru saja kehilangan uang kurang lebih Rp950 juta," tuturnya.

Uang tersebut lanjut Erna, merupakan milik nasabah tabungan paket lebaran yang tengah dia jalankan.

"Kami berdasarkan laporan itu langsung melakukan pemeriksaan, karena laporan awalnya tentang kehilangan ini," ucapnya.

Namun setelah penyelidikan, pihak kepolisian justru tidak dapat menemukam fakta terkait kasus kehilangan uang yang diderita HH.

"Kami lakukan penyelidikan tetapi tidak ada fakta pembuktian," ucap Erna.

Polisi mencurigai, laporan kehilangan yang dibuat HH hanya akal-akalannya saja. Sebab, ketika diperiksa, ia tidak dapat menjelaskan secara logis dan minim alat bukti.

"Setelah kami dalami ternyata tidak ada pembuktian, pelaku (laporan kehilangan) hanya untuk menutupi tagihan nasabah tabungan lebaran yang dia jalankan," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved