Rabu, 8 April 2026

Bekas Suntikan Vaksin Covid-19 Pria Ini Ada Medan Magnetnya, Saksikan Videonya

Sebuah video yang menampilkan seorang pria berbaju Kostrad sedang memperagakan dan menyebut ada medan magnet di bekas suntikan Vaksin Covid-19

Editor: Khamelia
INSTAGRAM.com/@CETUL.22
Video Viral Pria Berbaju Kostrad Peragakan dan Sebut Ada Medan Magnet di Bekas Suntikan Vaksin 

BANGKAPOS.COM -- Sebuah video yang menampilkan seorang pria berbaju Kostrad sedang memperagakan dan menyebut ada medan magnet di bekas suntikan Vaksin Covid-19 viral di media sosial.

Adapun video itu viral setelah diunggah oleh akun Instagram @cetul.22 pada Kamis (27/5/2021).

Pria berkumis tersebut merasa penasaran apakah benar ada medan magnet yang muncul setelah menerima suntikan vaksin Covid-19.

Dia pun coba membuktikan hal itu dengan menggunakan alat bantu berupa uang koin logam Rp 1.000.

Uang logam itu ia letakkan di bekas suntikan vaksin sembari berkata uang tersebut telah menempel.

Berikut narasi yang diucapkan pria tersebut seperti dalam videonya:

"Assalamualakum, selamat malam, salam sejahtera dan salam sehat selalu untuk kita semua di manapun kalian berada.

Divideo-video yang kita lihat, abis divaksin katanya ada magnet setelah divaksin. Nah sekarang saya akan membuktikan sendiri ada tidaknya magent di bekas suntikan itu.

Nah sekarang saya buktikan, ini bekas suntikan saya masih ada, kemudian saya siapkan uang logam Rp 1.000 saya letakan di bekas suntikan, dan saya lepas saja nah dia nempel.

Ternyata benar, ada daya tarik saat mendekat ke tubuh kita. Jadi bukan hoaks, tetapi ternyata benar.

Kita tidak tahu apa maksud dan tujuannya ini, semoga kita selalu sehat walafiat selalu. Terima kasih, Assalamualakum."

Lantas, bagaimana penjelasannya?

Bukan anggota Kostrad Lantaran pria tersebut memakai kaus berlogo Kostrad, Kompas.com coba mengonfirmasi hal itu kepada Kepala Penerangan (Kapen) Kostrad, Kolonel Inf Haryantana.

Secara tegas, ia menyatakan bahwa pria tersebut bukanlah anggota Kostrad.

"Setelah dilakanakan pengecekan ke jajaran, bahwa oknum tersebut bukan anggota Kostrad," ujar Haryantana saat dihubungi Kompas.com, Kamis (27/5/2021) malam.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved