Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Cekcok Mulut dengan Tetangga Berakhir dengan Pembacokan, Alhadi Luka Robek di Kepala

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra menceritakan kronologis pengungkapan kasus penganiyaan

Penulis: Yuranda | Editor: Khamelia
ISTIMEWA
Ilustrasi ditusuk pisau 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra menceritakan kronologis pengungkapan kasus penganiayaan yang terjadi di Kelurahan Gajah Mada, Rangkui, Pangkalpinang, Kamis (10/6/2021).

Peristiwa penganiyaan itu dilakukan oleh diduga pelaku Alhadi alias Adi (35), kepada Cahya Ferdian (36) yang merupakan tetangganya, di kelurahan Gajah Mada.

Dengan sebilah parang, Alhadi menganiaya Cahyadi hingga menyebabkan Cahyadi mengalami luka robek di kepala, bahu, dan tangan, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.

Peristiwa penganiyaan itu terjadi di Depan Rumah Korban, di Jalan Gajah Mada, Gajah Mada, Kecamatan, Rangkui, Pangkalpinang, Rabu (9/6/2021) Pukul 21.30 WIB.

Pada saat itu, Kata Kasat, Tim Naga Polres Pangkalpinang mendapatkan informasi, tentang pelaku tindak penganiayaan berat dan langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku.

Setelah mendapat informasi keberadaan pelaku, Tim Naga yang dipimpin Aipda Rudi Kiai, langsung menuju ke tempat pelaku berada.

Sesampai di tempat diduga pelaku berada yaitu di Daerah Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Tim Naga Polres Pangkalpinang langsung mengamankan, yang diduga pelaku Alhadi alias Adi (35), Kamis (10/6/2021).

"Kemudian langsung diinterogasi terhadap pelaku dan pelaku mengaku bahwa benar, ada melakukan pembacokan terhadap korban Cahya Ferdian," kata AKP Adi Putra, saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Kamis (10/6/2021).

Kata Adi, yang mana awal mulanya berdasarkan keterangan, pelaku bahwa korban datang menemuinya, di rumah. Pada saat itu pelaku sedang mengajar anaknya sambil memukul meja belajar.

Tidak lama kemudian datanglah, Cahya Ferdian dan menegur pelaku, kemungkinan merasa tidak senang. Lalu keduanya terlibat cek-cok mulut sehingga terjadilah perkelahian.

"Yang mana saat itu, pelaku mengambil sebilah parang dari dalam rumahnya. Kemudian sebilah parang tersebut diayunkannya ke arah korban, secara berulang-kali," ujarnya.

"Sehingga, korban menglami luka robek di kepala, bahu, dan tangan. Namun pada saat itu keduanya masih bergulat sehingga sebilah parang yang di pegang pelaku terlepas, dan korban sudah bersimbah darah," sambung Kasat Reskrim.

Melihat keadaan tersebut Alhadi langsung melarikan diri ke rumah keluarganya untuk menenangkan diri lalu langsung diamankan oleh Tim Naga Polres Pangkalpinang.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku, satu bilah parang, saat ini pelaku sedang penyelidikan lebih lanjut Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang.

Bangkapos.com/Yuranda

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved