Konflik Manusia vs Buaya Di Belitung Timur, Edi Diserang Buaya Saat Mencari Timah
Korban bernama Edi Pradesa, dilaporkan diserang buaya di Bendungan PICE, Kecamatan Gantung, Belitung Timur
Buaya dilaporkan sempat muncul di tengah Sungai Lenggang, sungai yang menampung aliran dari Bendungan PICE.
Baca juga: Buaya Mangsa 80 Orang Terjerat Perangkap, Reptil Berusia 75 Tahun, Diintai Selama 7 Hari 7 Malam
Buaya dilaporkan sempat muncul dan membawa sesuatu yang disebut mirip potongan kaki manusia.
Buaya juga sempat tampak saat Bryan menayangkan langsung video upaya pencarian.
Buaya kemudian menghilang.
Edi Pradesa menambah panjang daftar korban konflik manusia vs buaya di Belitung Timur.
Baca juga: Rekaman Video Buaya Seret Mayat Manusia Terekspos ke Publik, Petugas Temukan Fakta Ini
Ini diketahui adalah serangan buaya kedua dalam sebulan terakhir ini saja.
Sebelumnya, buaya juga menyerang warga pada akhir Mei 2021 lalu.
Korban selamat setelah memberikan perlawanan.
Kejadian sebelumnya, Dadang (54) seorang warga di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung berduel dengan buaya sepanjang empat meter yang menerkamnya.
Ia berhasil dilepaskan setelah mencongkel mata sang reptil ganas tersebut.
Dadang selamat.
Meski demikian, kaki telapak kaki hingga setengah pahanya harus terluka.
Posbelitung.co (bangkapos.com group) menyambanginya di ruang perawatan RSUD Belitung Timur, Senin (31/5/2021).
Dadang (54) terlihat tengah tertidur dengan kaki kanan dibungkus perban rapat dari telapak kaki hingga setengah pahanya.
Kaki kirinya terlihat tidak ada luka namun di ujung-ujung kuku kakinya hingga beberapa area telapak kakinya terlihat banyak darah kering.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/ilustrasi-buaya-3.jpg)