Sekolah Tatap Muka TK/Paud SD dan SMP di Pangkalpinang 12 Juli Ini BATAL, Simak Penjelasan Dindikbud
Provinsi Babel saat ini berada di urutan ke-17 penambahan harian kasus Covid-19 terbanyak se-Indonesia.
BANGKAPOS.COM - Sekolah tatap muka siswa SD SMP di Pangkalpinang yang semula bakal dimulai pada awal tahun ajaran baru Senin (12/7/2021) mendatang batal.
Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pangkalpinang menyatakan pelaksanaan sekolah tatap muka ditunda karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Kepala Dindikbud Pangkalpinang Eddy Supriadi menyebut ada beberapa RT/RW di Kota Pangkalpinang yang menerapkan PPKM.
Proses pembelajaran diputuskan untuk tetap dilakukan seperti dua tahun terakhir yakni dengan sistem belajar online atau dalam jaringan (daring_
"Kalau sekarang untuk tatap muka memang kita pending dulu, untuk semua sekolah TK/Paud, SD, dan SMP di Kota Pangkalpinang dilanjutkan dengan daring. Wacana kita kemarin tatap muka kita pending dulu demi keselamatan para peserta didik kita, yang paling utama itukan kesehatan," ujar Eddy kepada Bangkapos.com, Sabtu (10/7/2021).
Kata Eddy, pihaknya terus memantau perkembangan pandemi Covid-19 terkini saat ini.
Selain itu, pelaksanaan sekolah tatap muka juga harus disesuaikan dengan aturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan terkait pembatasan di Jawa-Bali.
"Lalu kita koordinasikan dengan Dinas Pendidikan wilayah yang masih zona merah kita cek dengab keberadaan sekolahnya," jelasnya.
Eddy mengatakan jikapun mau sekolah tatap muka, maka kemungkinan pelaksanaannya bisa dilakukan sebanyak dua kali seminggu.
Namun itu semua harus menyesuaikan perkembangan terkini.
"Bisa saja kami menggelar tatap muka misal Rabu, Kamis atau kapan saja tidak harus Senin ini... Kita pantau dulu perkembangan terkininya," sebutnya.
Eddy mengatakan pihaknya akan lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan siswa-siswi dari pada harus mengejar target pembelajaran.
Kata dia, target kurikulum tahun ajaran baru ini belum menjadi target yang harus dikejar.
"Intinya para orangtua tenang saja dulu di rumah, akan kami evalusi terus bagaimana menyikapai situasi kondisi saat ini yang penting tenang aja dulu, kurikulum bulum menjadi target yang harus kita kejar," tegas Eddy.
Baca juga: Ini Ciri-ciri Parkir dan Tarif Resmi di Pangkalpinang, Kadishub: Jangan Bayar Kalau Tak Pakai Karcis
Babel Urutan 17 Kasus Harian Terbanyak di Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20210710-ilustrasi-sekolah-tatap-muka-di-kota-pangkalpinang.jpg)