Breaking News:

MotoGP 2021

Pembalap KTM Brad Binder Posisi Start 16 Berakhir Finish di Posisi 4

Brad Binder harus start dari posisi 16 sebelum bendera merah berkibar pada putaran ketiga MotoGP Styria pekan lalu.

Editor: Agus Nuryadhyn
Ronny Hartmann / AFP
Pembalap Honda Spanyol Marc Marquez (Depan) mengemudikan sepeda motornya selama Grand Prix MotoGP Jerman di sirkuit balap Sachsenring di Hohenstein-Ernstthal dekat Chemnitz, Jerman timur, pada 20 Juni 2021. 

Dia bahkan hampir hampir tergelincir menuju grid setelah pemanasan (warm up).

"Itu adalah awal yang sulit untuk balapan pertama. Saya memiliki masalah sejak awal dan saya tidak tahu mengapa. Untuk beberapa alasan saya merasa seperti tidak memiliki suhu ban di bagian depan, saya hampir jatuh di lap menuju balapan (grid) dan kemudian saya benar-benar gugup dengan bagian depan di lap pertama," ungkap Brad Binder, dikutip dari Crash.

"Rasanya seperti membalap di lintasan basah. Saya akhirnya keluar jalur sedikit dan melewati green dan sedikit ke gravel dan saya kira berada di urutan ke-21.

"Saya melewati beberapa pembalap dan kemudian berada di urutan ke-16. Dua atau tiga lap setelah itu saya melihat insiden Dani Pedrosa," tambahnya.

Insiden Dani Pedrosa yang tergelincir di sirkuit membuat motornya terbakar yang menyebabkan balapan harus dihentikan sementara.

Namun setelah balapan kembali dimulai dari putaran pertama, Brad Binder mampu tampil lebih baik.

"Setelah bendera merah (berkibar), saya mendapat awal yang jauh lebih baik di balapan kedua, Saya banyak berjuang dengan (pembalap) bagian depan sepanjang balapan," tambahnya.

Masalah utama KTM menurut Brad Binder terletak di bagian ban, yang sudah dia rasakan dari seri ke seri MotoGP.

Dia harus bertahan dan memutar otak bagaimana agar mampu menyelesaikan balapan dengan kondisi dan permasalahan seperti itu.

"Ban depan terlalu lemah bagi kami; kami tidak memiliki dukungan yang cukup di zona pengereman dan jalan masuk mana pun. Jadi, batas depan sangat rendah bagi kami sehingga harus sangat berhati-hati untuk tidak melakukannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved