UNAR Sebagai Pintu Gerbang Untuk Menggunakan Frekuensi Radio di ORARI

Kegiatan diikuti peserta Siaga 10 orang dan  Penggalang sebanyak 3 orang, diselenggarakan Loka Monitor SFR Pangkalpinang.

Penulis: Agus Nuryadhyn | Editor: Agus Nuryadhyn
ist/Orari Daerah Babel
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung DR Naziarto saat memberikan sambutan pada acara ujian Negara Amatir Radio, Kamis (12/8/2021) di Kantor Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Pangkalpinang.   

BABELNEWS.ID - Sebanyak 13 peserta mengikuti Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) berlangsung di Ruang Rapat Kantor Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Pangkalpinang, Kamis (12/8/2021).

Kegiatan diikuti peserta Siaga 10 orang dan  Penggalang sebanyak 3 orang, diselenggarakan Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Pangkalpinang.

Dalam UNAR dihadiri Sekretaris Daerah Bangka Belitung DR Naziarto, Kepala Loka Monitor SFR Pangkalpinang M Helmi, Ketua Orari Daerah Babael Abet Suaihan, serta pengurus Orda Babel, Ketua Orari Lokal Pangkalpinang dan Bangka. 

Diantara peserta diikuti Sekda Bangka Belitung DR Naziarto dan Sejarahwan Akhmad Elvian.

Kepala Lokmon SFR Pangkalpinang M Helmi menyampaikan apresiasi kepada Sekda Bangka Belitung yang ikut UNAR. Karena teladan dan panutan dengan keikutsertaan di UNAR ini dapat  menjadi motivasi untuk meningkatkan kegiatan amatir radio. 

"Kehadiran dan keikutsertaan Sekda Bangka Belitung sebagai peserta UNAR menjadi panutan dan menjadi motivasi  bagi kami semua untuk lebih meningkatkan kegiatan amatir radio, khususnya kepada peserta UNAR," ungkap Helmi, dalam rillis kepada Bangka Pos, Kamis (12/8/2021) 

Dimana sebagai pengguna amatir radio, kata Helmi untuk ikut  UNAR dan menjadi anggota Orari.

Dijelaskan Helmi, bahwa UNAR ini berbasis CAT,  yang merupakan wujud komitmen Kominfo untuk melaksanakan pelayanan publik dengan azas keterbukaan, transparan dan menghindari potensi grativitasi dan kolusi. 

Ditambahkan Helmi, dengan UNAR merupakan pintu gerbang bagi calon anggota Orari untuk nantinya memproleh ijin amatir radio (IAR)  yang menjadi lisensi dalam melaksanakan menggunakan frekuensi radio dalam ring Orari. 

"Setelah ujian ini, dapat masuk ke dalam keanggotaan Orari. Dimana pembinaan dan konsultasi tekhnis ada di organisasi Orari," ujarnya. 

Disisilain Sekda Bangka Belitung DR Naziarto mengemukakan bahwa yang hadir dan ikut UNAR merupakan orang-orang hebat. karena saat bercanda tidak lagi lewat darat, tapi lewat udara menggunakan frekuensi radio Orari. 

Dikemukakan Naziarto bahwa dengan Orari bisa menyampaikan informasi serta bersinergi dan berkomunikasi. 

"Apa yang kita komunikasikan itu akan bisa tercapai tujuannya. Sehingga tidak terjadi mis komunikasi  dan mis undestanding," kata Naziarto. 

Menurut Sekda melalui Orari bisa disampaikan informasi misalnya bencana alam, maupun  kecelakaan. 

"Bila sudah menjadi anggota Orari, dengan frekuensi tertentu akan bisa menyampaikan informasi kepada pihak-pihak lain. Sehingga bisa menyampaikan kepada keluarga atau masyarakat .di lingkungan di mana kita berada," jelasnya. 

Sekda menambahkan  dengan Orari dapat mengedepankan komunikasi. Sekali di udara tetap di udara. Sehingga bisa berkomunikasi dengan lancar dan baik. 

Bahkan kata Naziarto untuk menyampaikan informasi itu harus  tidak ada lagi jarak dan  tidak ada lagi sekat, Sehingga dapat berkomunikasi baik secara efektif maupun respektif. dalam hal untuk menyampaikan informasi. 

Dalam kesempatan itu, Ketua Orda Bangka Belitung Abet Suaihan mengatakan Orari ini termasuk yang agak baik karena bersifat reguler yang ujian dapat dilaksanakan kapan saja. 

Bahkan di setiap UNAR diikuti beberapa pejabat di daerah. 

"Hari ini kita  merasa bangga, karena pada UNAR ini diikuti Sekda Bangka Belitung DR Naziarto serta budayawan dan sejarahwan Akhmad Elvian," ungkapnya. 

Abet juga menjelaskan bahwa Orari unik karena organisasi bukan diatur skala nasional, namun International Telecomunication Union (ITU). ITU regulation ada 4 buku ada sekitar 2900 halaman. 

Sedangkan regulation untuk Orari itu diatur dalam BAB 2550 yang  lainnya masalah telekomuniasi.

Abet menambahkan bahwa Orari masuk di region 3, yaitu Oceania dan Australia, sedangkan region 1 yaitu Eropa dan Afrika dan region 2  yaitu Amerika Utara dan Amerika Latin.

Lebihlanjut Abet mengemukakan bahwa callsign yang dipakai hanya satu dan tidak ada duanya di dunia. 

Abet juga menjelaskan bahwa anggota Orari di Bangka Belitung hampri 1.000 orang ada dari berbagai tingkatan, siaga, penggalang dan penegak. (*/rya)

 

 
 

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved