Breaking News:

Berita Kriminalitas

Bandar Narkoba di Lapas Tuatunu Pangkalpinang Terbongkar, Dua Napi Kendalikan Peredaran Sabu

Bandar narkoba yang melibatkan sindikat di lembaga permasyarakatan (lapas) kembali terungkap.

Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Kapolres Pangkalpinang AKBP Dwi Budi Murtiono (Tengah) didampingi Kasat Narkoba Iptu Astrian Tomi (Kiri) dan Kasi Humas Polres Pangkalpinang, AKP Agus Widodo (Kanan) dia saat menunjukan barang bukti narkoba ketika menggelar konferensi pers di halaman Polres Pangkalpinang, Selasa (21/9/2021). 

Setelah berhasil ditangkap dan diinterogasi SN mengaku mendapatkan barang tersebut sabu dari AT yang merupakan seorang napi yang sedang menjalani masa hukuman 6 tahun 3 bulan sejak tahun 2016 silam.

“ND sendiri adalah pemilik barang, dia kemudian meminta tolong kepada AT untuk mencarikan orang yang bisa menjual barangnya. Jadi bisa dibilang AT adalah penghubung,” beber Dwi saat menggelar konferensi pers di halaman Polres Pangkalpinang, Selasa (21/9/2021).

Disebutkannyam peredaran narkoba yang dikendalikan napi ini dikontrol menggunakan sambungan telepon.

Di mana disaat dilakukan penggeledahan di dalam lapas terhadap dua napi tersebut didapati satu unit handphone warna hitam dan satu unit android warna hitam.

“Transaksi dikontrol oleh ND melalui handphone, dari dua handphone yang diamankan ada berisi kontrol dia terhadap SN,” ungkap Dwi Budi.

Saat ini kepolisian tengah melakukan pengembangan lebih dalam terkait dugaan Napi lain yang terlibat peredaran barang haram ini berkoordinasi dengan Lapas Kelas II A Pangkalpinang.

“Kita belum tahu apakah sebatas ND dan AT. Kalau nanti berdasarkan pengembangan dan penyelidikan ditemukan dugaan tersangka lain kita akan lakukan tindakan yang sama. Prinsip pada saat kita tangani narkoba harus erat, jelas dan mencari dari jaringan yang paling bawah,” tegas Dwi.

Sementara itu, untuk pelaku lain yakni MD diamankan petugas di rumah kontrakannya di Jalan Stadion Depati Amir, Kelurahan Gabek Satu pada, Senin (20/9/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

MD ditangkap ketika sedang meletakan pesanan narkotika jenis sabu kepada seseorang di pinggir jalan dan sebagian masih di simpan di dalam jok motor.

“Dari pengakuan MD barang tersebut dia dapatkan dari RD yang saat ini masih menjadi target operasi kita,” kata Dwi.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved