Kamis, 30 April 2026

Kabar Pangkalpinang

Koleksi Butik Tanahwari Mengandung Cerita Sejarah

Butik Tanahwari berbeda dengan butik lainnya yang ada di Bangka Belitung. Hal ini dikarenakan setiap koleksi produknya mengandung cerita sejarah.

Tayang:
Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
Dialog Ruang Tengah Butik Tanahwari bersama Bangka Pos, Kamis (10/2). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Butik Tanahwari berbeda dengan butik lainnya yang ada di Bangka Belitung. Hal ini dikarenakan setiap koleksi produknya mengandung cerita sejarah.

Bahkan setiap koleksi baju membutuhkan riset kurang lebih empat bulanan, hingga langsung mendatangkan sejarawan yang paham akan sejarah untuk dituangkan ke dalam koleksi produk Tanahwari.

Owner Tanahwari Yang Finalia menyebut, seperti debut perdana koleksi Tanahwari ia mengangkat sejarah menumbing Muntok.

Menurutnya, sejarah menumbing tidak hanya diketahui orang Bangka Belitung saja, tapi sudah internasional.

"Jadi karena memiliki cerita sejarah yang sangat kental akan sejarah bahkan sampai Eropa, dan secara nasional sudah dikenal luas jadi menumbing yang kami angkat untuk serius perdana ini," sebut Finalia dalam Dialog Ruang Tengah bersama Bangka Pos, Kamis (10/2).

Kata Finalia, mimpi terbesarnya ingin mengangkat seluruh sejarah yang ada di Indonesia untuk dituangkan ke dalam koleksinya.

Mulai dari topi resam, kemeja pria, kemeja wanita, other, scarf, hijab hingga sarung tersedia di Butik Tanahwari dan semuanya didesain dengan cerita sejarahnya masing-masing.

Butik yang baru launching bulan November 2021 lalu ini memang pertama kalinya di Bangka Belitung.

Diakui Finalia, peminat koleksi Tanahwari memang sudah cukup banyak, lantaran produknya yang memang unik dan satu-satunya ini membuat para konsumen penasaran ingin mencoba.

"Produk kami yang paling banyak menarik minat orang itu lebih ke produk yang identitas Bangka Belitung, jadi lebih banyak untuk hadiah oleh-oleh dari Bangka Belitung gitu," tuturnya.

Butik Tanahwari berlokasi di Bukit Baru Kota Pangkalpinang atau yang berlokasi sama dengan Jugend Foto Studio dan Diskusi Kopi.

Mulai dari desain lampu, bentuk jendela atau fentilasi yang ada di Menumbing hingga surat pertama Bung Karno untuk Fatmawati bisa dituangkan ke dalam satu baju kemeja. Enggak kebayang bukan main koleksi Tanahwari ini seluruh bajunya mengandung nilai sejarah.

"Jadi mulai dari warna, bentuk gambar desain itu semunya kita ambil dari hasil riset kami. Bahkan setiap baju ada namanya dan ada ceritanya, karena setiap ukiran dan desainnya itu memang ada sejarahnya," jelasnya. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved