Kabar Belitung

Sehari, Pasien Covid-19 Tembus 141 Orang

Jumlah pasien yang dirawat di RSUD 17 orang, isolasi mandiri 597 orang, isolasi di gedung SKB sembilan orang dan selesai isolasi hanya 17 orang.

Editor: Rusaidah
DOK BANGKA POS
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Belitung Joko Sarjono. 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Belitung seperti kian meningkat dan masif.

Berdasarkan data di laman covid19.belitung.go.id jumlah kasus positif hari ini tembus angka 141 orang dan menambah angka kasus positif aktif menjadi 623 orang per Rabu (23/2).

Sementara itu, jumlah pasien yang dirawat di RSUD 17 orang, isolasi mandiri 597 orang, isolasi di gedung SKB sembilan orang dan selesai isolasi hanya 17 orang.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie menilai puncak penyebaran akan tiba pada pekan ini hingga pekan depan.

"Iya itu hasil tracing dan traking dan memang omicron di Belitung sudah transmisi lokal," ujarnya saat dihubungi Bangka Pos Group.

Menurutnya pemda akan mengambil langkah meningkatkan vaksinasi, mempersiapkan faskes seperti RSUD. Selain itu juga terus melakukan tracing untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

"Mata rantai saat ini sudah meluas dan puncaknya akan datang minggu ini dan minggu depan. Hal ini bisa dilihat dari angka positif harian dan mingguan," ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung membenarkan informasi satu orang yang menjalani isoman meninggal dunia pada Rabu (23/2).

Menurutnya warga tersebut memang mengidap komorbid dan terpapar Covid-19.

"Iya benar tadi ada informasi kepala puskesmas. Memang komorbid dipicu Covid-19," katanya.

Ia menjelaskan angka positif 90 orang tersebut merupakan hasil tracing di beberapa puskesmas.
Jika dirincikan, Kecamatan Tanjungpandan termasuk wilayah yang penyebarannya paling tinggi.

Menurutnya tracing bertujuan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di wilayah Belitung.
Dalam artian, warga yang terdeteksi bisa melakukan isolasi mandiri agar penyebaran kasus lebih terkendali.

"Karena bagi yang terkonfirmasi positif bisa langsung isoman, kalau yang bergejala dirawat di RSUD," katanya.

Joko mengakui meskipun angka penyebaran meningkat, tetapi dampak klinis yang ditimbulkan rata-rata gejala ringan.

Menurutnya gejala yang timbul memang tidak separah wabah Covid-19 varian delta.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved