Berita Bangka Tengah

Bateng Dapat PAD Rp34 Juta dari Kertas Bekas

Pihaknya bisa mengumpulkan hingga berton-ton kertas yang sudah tidak terpakai untuk kemudian dijual kembali.

Bangka Pos/Arya Bima Mahendra
KERTAS BEKAS - Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bateng, Irwandi saat menunjukkan tumpukan karung berisi kertas bekas di kantornya, Selasa (22/3). 

KOBA, BABEL NEWS - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka Tengah mampu menyumbangkan pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2021 hingga Rp34 juta dari penjualan kertas-kertas bekas yang sudah tidak terpakai. Kertas-kertas yang sudah tidak terpakai ini diambil dari seluruh OPD, kantor-kantor kecamatan, kelurahan, kantor desa dan lain sebagainya.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bateng, Irwandi mengatakan, pihaknya bisa mengumpulkan hingga berton-ton kertas yang sudah tidak terpakai untuk kemudian dijual kembali. Selanjutnya, kertas-kertas yang telah dikumpulkan tersebut kemudian dicacah menggunakan mesin dan dijual Rp2.000 per kilogram.

"Jadi kami berpikir, pasti setiap OPD memiliki berkas-berkas yang sudah tidak terpakai. Daripada hanya dijual sedikit-sedikit dan tidak kelihatan manfaatnya, makanya kami berinisiatif untuk mengumpulkan dan dijual dalam jumlah besar," kata Irwandi, Selasa (22/3).

Irwandi mengklaim, inovasi atau program seperti ini tidak pernah dilakukan oleh dinas kearsipan lainnya, baik di lingkup Babel ataupun se-Indonesia. "Bisa dikatakan kami adalah satu-satunya yang mempunyai inovasi seperti ini," ucapnya.

Ia menambahkan, ke depannya, pihaknya akan melakukan ekspansi agar inovasi tersebut dapat terus berjalan dan tetap mampu menyumbangkan PAD untuk Bateng. Dirinya akan mulai melirik buku-buku bekas dan kertas-kertas tak terpakai yang ada di sekolah-sekolah. "Di Bateng ini ada ratusan sekolah, maka bisa dibayangkan ada berapa banyak kertas-kertas tak terpakai yang bisa kita kumpulkan nantinya," ujarnya.

Namun, dirinya berharap, semakin sedikit kertas-kertas bekas yang dihasilkan oleh setiap OPD. Termasuk, meminta para pegawai di pemerintahan agar lebih hemat dan bijak dalam menggunakan kertas. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved