Selasa, 14 April 2026

Kabar Belitung Timur

Antisipasi Hepatitis Akut, Burhanudin Ingatkan Jangan Bergantian Alat Makan dan Minum

Hepatitis misterius yang mulai masuk ke Indonesia dan menyebabkan tiga anak meninggal dunia menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Belitung Timur.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Bryan Bimantoro
Bupati Belitung Timur Burhanudin berpesan jangan bergantian alat makan dan minum menghindari hepatitis akut. 

MANGGAR, BABEL NEWS - Hepatitis misterius yang mulai masuk ke Indonesia dan menyebabkan tiga anak meninggal dunia menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Belitung Timur.

Bupati Belitung Timur Burhanudin mengatakan hepatitis misterius ini belum diketahui apa penyebabnya sehingga setiap orang tua harus hati-hati menjaga anaknya.

Menurutnya salah satu cara untuk mencegah penularan penyakit ini yakni mengajarkan pada anak agar jangan bergantian memakai alat makan atau minum kepada teman-temannya. Selain itu, menjaga kebersihan dan makanan yang matang juga harus diberikan kepada anak.

"Yang pasti WHO sudah menetapkan hepatitis akut ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Sejak April lalu penyakit ini menyerang Anak Usia Dini (AUD) umur 11 bulan hingga lima tahun di 20 negara Eropa, Amerika, dan Asia. Jadi kita para orang tua harus hati-hati," kata Bupati Burhanudin ditemui usai Rapat Koordinasi OPD Pemkab Beltim di Auditorium Zahari MZ, Manggar, Senin (9/5).

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Belitung Timur Muhamad Yulhaedir mengatakan sampai saat ini belum ada indikasi masuknya hepatitis misterius ini ke Belitung Timur.

Meski begitu, pihaknya sudah menginstruksikan bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit segera berkoordinasi dengan puskesmas-puskesmas untuk memonitor fenomena ini.

"Langkah-langkah tertentu seperti edukasi dan upaya preventif akan segera dilakukan teman-teman P2P bersama puskesmas. Demi mencegah terpaparnya hepatitis misterius kepada anak-anak kita," kata Yulhaedir.

Dikatakan Yulhaedir hingga saat ini Kemenkes RI sedang berupaya melakukan investigasi penyebab kejadian hepatitis akut ini melalui pemeriksaan panel virus secara lengkap.

Beberapa gejala yang diduga menjadi tanda terjangkitnya anak pada hepatitis misterius ini yakni bisa berupa mual, sakit perut, muntah, warna kotoran pucat, warna air kencing teh tua, diare berat, demam, kuning, kejang, dan penurunan kesadaran.

"Untuk para orang tua yang anaknya mengalami gejala demikian segera periksakan ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat demi mengantisipasi lebih dini paparan hepatitis akut," pesan Yulhaedir. (s1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved