Kabar Pangkalpinang
Adanya Kebijakan Pelonggaran Pemerintah, Bisnis Masker Mulai Lesu
Dengan kebijakan tersebut rupanya bakal memukul bisnis penyedia masker non medis di pasar Pangkalpinang.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Adanya aturan pembatasan terkait pencegahan pandemi Covid-19 dengan memperbolehkan masyarakat untuk tidak memakai masker di ruang terbuka.
Hal tersebut merupakan langkah awal memulai transisi dari pandemi ke endemi sesuai dengan kebijakan yang diumumkan sebelumnya oleh Presiden Joko Widodo.
Dengan kebijakan tersebut rupanya bakal memukul bisnis penyedia masker non medis di pasar Pangkalpinang. Mendengar imbau tersebut sejumlah pedagang langsung tidak menyetok masker dalam jumlah yang banyak lagi.
"Sejak kemarin sebetulnya pembelian itu sudah berkurang, lah mulai terasa tapi belum signifikan. Kami langsung gak berani stok barang banyak-banyak setelah ada himbauan itu," kata Pemilik Toko SM Masker di Pangkalpinang, Sugianto.
Toko mainan di pintu masuk Bangka Trande Center (BTC) Pangkalpinang yang juga menjual masker mengaku saat ini penjualan masih seperti biasa dan belum ada penurunan pembelian.
Namun, Kasir toko Satila menyadari dengan kebijakan tersebut lama-lama akan menyurutkan peminat masker.
"Kalau sekarang belum ya, tapi mungkin nanti iya. Setelah dari itu kami langsung gak stok masker banyak-banyak," sebut Satila. (t3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Ilustrasu-masyarakat-membeli-masker.jpg)